100 Tahun KRL: KAI Group Perkokoh Peran Sentral dalam Transportasi Nasional yang Terintegrasi dan Berkelanjutan

KAI
KAI

KAI Group juga terus mendorong integrasi antarmoda untuk menciptakan pengalaman mobilitas yang seamless. Koneksi Commuter Line dengan LRT Jabodebek di stasiun Dukuh Atas BNI dan Cikoko, serta LRT Jabodebek dengan Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh di Halim menjadi bentuk nyata upaya mewujudkan transportasi publik yang cepat, mudah, dan terhubung.

Dalam aspek keberlanjutan, KAI telah meluncurkan fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI guna mengedukasi masyarakat terkait jejak emisi karbon dari perjalanan mereka. Upaya pengurangan limbah plastik pun terus digalakkan melalui penyediaan water station, penggunaan alat makan berbahan kayu, serta penggantian 15.864 bantalan kayu menjadi bantalan sintetis yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, seluruh layanan KAI Group termasuk KRL, LRT, KA Bandara, KA Printis Makassar-Parepare dan Whoosh telah melayani 115,4 juta pelanggan selama Januari hingga Maret 2025. Angka ini meningkat 8,21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian maupun antarkota.

“KAI Group hadir sebagai solusi nyata bagi mobilitas nasional. Kami tidak sekadar mengangkut penumpang dari satu stasiun ke stasiun lainnya, melainkan juga membangun ekosistem transportasi yang efisien, bersih, dan terjangkau. Peringatan 100 tahun KRL bukanlah garis akhir, melainkan tonggak menuju masa depan layanan publik yang lebih maju, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” tutup Anne.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait