BINUS @Bandung Kukuhkan Guru Besar, Wujud Komitmen dalam Mendukung dan Membangun Industri Kreatif yang Kompetitif

Pengukuhan Guru Besar BINUS
Pengukuhan Guru Besar BINUS

BANDUNG, CILACAP.INFO – BINUS @Bandung dengan bangga mengukuhkan Prof. Nugroho Juli Setiadi, S.E., M.M., Ph.D. sebagai Guru Besar di bidang keahlian Manajemen Umum. Momen ini menjadi pencapaian penting bagi BINUS University yang terus memperkuat perannya dalam membangun industri kreatif nasional melalui riset di bidang Organizational Behavior dan Creativity in Work Context.

Acara pengukuhan yang berlangsung di Atrium BINUS @Bandung ini menjadi bukti komitmen BINUS University dalam menjawab tantangan zaman melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Dalam pidatonya, Prof. Nugroho menegaskan bahwa kreativitas dan inovasi merupakan kunci utama pertumbuhan ekonomi di era digital. “Sebagai Binusian, saya bersama rekan-rekan dari BINUS maupun SATU University akan terus mendukung UMKM dan industri kreatif dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif Indonesia,” tuturnya.

Sebagai bagian dari visi Fostering and Empowering the Society, BINUS University terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Ke depan, roadmap penelitian Prof. Nugroho akan diarahkan pada pengembangan model-model yang mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing pekerja kreatif, dengan cakupan riset yang mencakup berbagai subsektor industri seperti desain produk, film dan animasi, aplikasi digital, musik, serta seni pertunjukan.

Pemanfaatan teknologi seperti artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML) juga menjadi strategi penting untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Teknologi ini dapat digunakan untuk menganalisis pola kerja, memberikan insight pengembangan personal, dan menciptakan sistem pelatihan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan individu serta industri.

Pengembangan riset juga mencakup kolaborasi strategis dengan pemerintah, akademisi, dan pelaku industri. Pemerintah, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dapat menggunakan hasil riset untuk menyusun kebijakan berbasis data, misalnya pemberian insentif bagi pelaku usaha kreatif atau fasilitas inkubasi. Di sisi lain, fasilitas seperti Bandung Creative Hub menjadi sarana penting untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif di tingkat kota.

Dari sisi korporasi, riset mendatang dapat difokuskan pada sistem manajemen kreativitas yang mendukung budaya inovatif, seperti pengembangan program mentoring berbasis digital dan platform kolaborasi yang mendorong pertukaran ide di lingkungan kerja. Penelitian juga akan mengeksplorasi pengaruh lingkungan kerja yang inklusif terhadap kepuasan dan produktivitas pekerja kreatif.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait