MiiTel Community: Pulsa Jadi Kendala Pelanggan Hubungi Layanan Bisnis

MiiTel Community
MiiTel Community

JAKARTA, CILACAP.INFO – Di era digital saat ini, telepon tetap menjadi salah satu kanal utama bagi pelanggan untuk menghubungi layanan bisnis. Berdasarkan survei Verint dalam The State of Digital Customer Experience (CX) Report 2024, 66% pelanggan masih menghubungi layanan perusahaan melalui telepon. Sementara itu, 87% responden menempatkan kecepatan respons sebagai faktor paling penting dalam pengalaman pelanggan (customer experience). Ini menunjukkan bahwa efisiensi layanan tetap menjadi prioritas utama di berbagai saluran komunikasi.

Meskipun telepon tetap menjadi pilihan utama, banyak pelanggan menghadapi kendala dalam menghubungi bisnis, salah satunya karena keterbatasan pulsa. Seiring perubahan perilaku pelanggan yang lebih memilih kuota internet dibandingkan pulsa, bisnis yang masih bergantung pada telepon konvensional perlu mencari solusi agar tetap mudah dihubungi.

Hal ini disampaikan oleh Nisrina Az Zahra, Customer Success RevComm Indonesia, dalam acara MiiTel Community yang digelar pada 12 Februari 2025.

“Saat ini, orang-orang lebih memilih membeli kuota internet daripada pulsa untuk melakukan panggilan. Hal ini menjadi tantangan bagi bisnis yang masih bergantung pada telepon konvensional,” ujar Zahra.

Dalam kesempatan tersebut, Zahra memaparkan studi kasus salah satu beach club terbesar di dunia yang beralih ke MiiTel untuk sistem telepon mereka. Sebagai destinasi favorit wisatawan lokal maupun internasional, beach club ini kerap dihubungi wisatawan untuk mencari informasi atau melakukan reservasi. Namun, karena dulu layanan pelanggan mereka masih bergantung pada panggilan telepon konvensional, banyak pelanggan yang kesulitan menghubungi mereka akibat keterbatasan pulsa.

“Oleh karena itu, beach club ini akhirnya mengadopsi MiiTel Scan to Call dan Instant Call, yang memungkinkan wisatawan lokal maupun internasional menghubungi mereka secara gratis tanpa perlu membeli pulsa, cukup dengan memindai QR code atau mengklik tautan di situs web maupun platform media sosial bisnis tersebut,” jelas Zahra.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version