Dimoderatori oleh Muhammad Fachmi Kurniawan, Vice Chairman Special Project SRE Indonesia, turut hadir dalam diskusi pertama Budiman R. Saragih, Widyaiswara Muda Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan PPSDM KEBTKE ESDM, Dian Evira Rosa, Deputy Team Leader and Component Manager Communication Renewable Energy Skills Development (RESD) dan Julius Christian Adiatma, Peneliti Institute for Essential Services Reform (IESR) yang akan memulai diskusi mengenai ‘Membangun Fondasi untuk Green Jobs: Keterampilan, Pendidikan, dan Kebijakan.’
Terdapat dua jenis Green Jobs, yaitu teknis dan non-teknis. Contoh pekerjaan teknis termasuk teknisi energi terbarukan, yang memiliki keterampilan khusus, sedangkan pekerjaan non-teknis meliputi bagian akuntan dan bagian hukum yang mendukung. Selain itu, perkembangan kebijakan pemerintah mendukung Green Jobs melalui undang-undang yang mewajibkan sertifikasi sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi tantangan di sektor energi baru. Transisi energi memerlukan strategi regulasi yang kuat dan pengembangan kompetensi tenaga teknik untuk memastikan kesiapan SDM. Hal ini krusial untuk mendukung pertumbuhan sektor energi hijau.
Pendidikan dan pelatihan vokasi menjadi fokus untuk mempersiapkan tenaga kerja menuju green jobs. Kerjasama dengan kementerian terkait terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Keterampilan teknis dan non-teknis sangat dibutuhkan di sektor energi terbarukan. Pengembangan soft skills juga penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja. Green jobs mencakup berbagai bidang, termasuk biomassa dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Peluang kerja di sektor ini terus berkembang seiring dengan kebijakan pemerintah.
Kemudian pada diskusi sesi kedua yang membahas mengenai ‘Menjembatani Kesenjangan: Strategi Transisi Adil untuk Industri dan Pekerja’, yang akan dimoderatori oleh Andi Rosita Dewi, Founder-Chief Executive Officer GAWIREA. Serta turut hadir, Teuku Rengga Felamona, Projects Development Head Adaro Green Meidyna Silva, Sr. Human Resources at PT Sesna Firman Dharmawan, Sr. Manager, Corporate Sustainability and Risk Management PT Medco Energi International Tbk.
Transisi energi yang adil merupakan kebutuhan mendesak untuk mendukung keberlanjutan dan ekonomi hijau di Indonesia. Diskusi ini berfokus pada tantangan dan peluang dalam mencapai target energi terbarukan, tantangan dalam mencapai target NDC 2025 sebesar 23% energi terbarukan masih menjadi perhatian. Sektor industri diharapkan berkontribusi lebih untuk memenuhi target tersebut, perusahaan energi terbarukan seperti Sesna berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru. Mereka memanfaatkan potensi energi seperti tenaga solar dan angin di Indonesia. Namun, pendidikan tentang energi terbarukan masih minim di Indonesia, hanya terdapat beberapa SKS terkait di beberapa kampus. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kurikulum di institusi pendidikan.
Tampilkan Semua

