WSBP secara berkelanjutan melakukan langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas implementasi GCG. Hal ini tercermin dari peningkatan skor GCG perusahaan, di mana pada tahun 2022, skor yang diperoleh adalah 81,49 berdasarkan asesmen oleh BPKP, dan pada tahun 2023, skor meningkat menjadi 83,22 berdasarkan self-assessment oleh konsultan. WSBP juga menetapkan standar kualitas yang tinggi untuk implementasi GCG, konsisten menerapkan prinsip-prinsip GCG, melakukan monitoring berkala, serta penilaian untuk mengukur efektivitas implementasi GCG.
Lebih lanjut, Fandy menambahkan bahwa dengan penerapan Whistleblowing System (WBS), pedoman pengendalian gratifikasi, serta keterbukaan informasi, WSBP terus berkomitmen untuk meningkatkan praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Top GRC Awards adalah ajang tahunan yang diadakan oleh Majalah Top Business untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan menerapkan GRC secara efektif dan terintegratif dalam pengelolaan bisnis. Keberhasilan WSBP dalam ajang ini tidak hanya mempertegas posisi perusahaan sebagai pemimpin industri, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di bawah Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Tentang PT Waskita Beton Precast Tbk
WSBP berdiri pada 7 Oktober 2014 sebagai salah satu anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Pada 20 September 2016, WSBP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan menjadi perusahaan publik. WSBP terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perusahaan manufaktur beton pra-cetak terbesar di Indonesia melalui kontribusinya pada berbagai proyek infrastruktur di Tanah Air. Saat ini WSBP memiliki Precast Plant dan Batching Plant yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.


