2. Membantu Kesuburan
Terapi bekam dapat membantu mendetoksifikasi tubuh dan menyeimbangkan hormon. Selain itu, bekam juga dapat mengatur siklus menstruasi dan mengatasi ketidakseimbangan hormon yang bisa menjadi penghalang kehamilan. Titik-titik bekam yang biasanya digunakan untuk kesuburan termasuk pundak, punggung, sisi pinggang, dan bawah pusar. Terapi ini dapat dilakukan dua minggu sekali selama tiga bulan berturut-turut.
3. Mengatasi Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon pada wanita di usia subur yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon, termasuk peningkatan hormon androgen. Hal ini bisa menyebabkan sel telur tidak berkembang sempurna dan tidak dilepaskan secara teratur, yang dapat menyebabkan infertilitas. Terapi bekam diklaim baik untuk mengatasi masalah kesehatan reproduksi seperti PCOS.
Titik Bekam pada Wanita
Para praktisi bekam umumnya meletakkan alat bekam pada titik-titik tertentu seperti punggung, dada, perut, pantat, dan kaki. Bagian belakang tubuh adalah area yang paling umum digunakan, namun untuk tujuan kecantikan, alat bekam sering diletakkan di wajah.
Pada umumnya, alat dipanaskan terlebih dahulu menggunakan api, dengan media seperti alkohol, herbal, atau kertas yang ditempatkan dalam alat tersebut. Setelah panas, alat tersebut ditempelkan ke kulit. Saat udara telah mendingin, terbentuk ruang hampa yang menarik kulit dan otot ke dalam cangkir, menyebabkan kulit menjadi merah karena respons pembuluh darah terhadap perubahan tekanan.
Beberapa praktisi bekam modern menggunakan pompa karet untuk menciptakan hisapan, menggantikan metode pemanasan tradisional. Alat ini biasanya dibiarkan menempel selama 5 hingga 10 menit.
Mitos dan Fakta tentang Terapi Bekam untuk Wanita
Ada beberapa mitos yang berkembang tentang bekam untuk wanita. Salah satunya adalah kekhawatiran bahwa terapi ini berbahaya karena melibatkan pemanasan dan pemotongan kulit untuk mengeluarkan darah kotor. Padahal, metode ini sudah kuno. Saat ini, terapi bekam menggunakan peralatan yang lebih steril dan canggih.
Ada juga mitos bahwa terapi bekam tidak memberikan efek signifikan terhadap kesehatan. Padahal, bekam dapat meningkatkan aliran darah dan memperluas kapiler untuk membawa oksigen ke jaringan tertentu, sehingga bisa mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan.
Tampilkan Semua

