Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi pada Masa Pubertas, Jangan Diabaikan!

Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi
Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi

Jika melakukannya setiap bulan, maka akan diketahui dan diperkirakan kapan menstruasi berikutnya dimulai. Namun, bisa saja siklus menstruasi tidak sesuai dengan kalender. Ada banyak faktor yang memengaruhi, seperti kelelahan, stres atau banyak pikiran, kurang asupan makanan bergizi.
Premenstrual symptoms (PMS) sebelum masa menstruasi
Premenstrual syndrome (PMS) terjadi sebelum menstruasi. Gejala setiap orang berbeda dan dapat berubah. Namun, secara umum gejala PMS meliputi:

1. Nyeri saat haid

2. Kram perut

3. Nafsu makan meningkat

4. Perut kembung

5. Mual

6. Merasa lelah

7. Pingsan

8. Sakit kepala

9. Sakit punggung

10. Merasa tidak nyaman

Gejala lain seperti perubahan psikologis dan emosional juga bisa terjadi. Remaja perempuan biasanya menjadi lebih sensitif, seperti mmudah marah atau sedih menjelang menstruasi atau saat menstruasi.
Bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas?
Setelah mengetahui seluk-beluk pubertas dan menstruasi, yang harus menjadi perhatian adalah cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Berikut cara yang bisa diterapkan, terutama bagi remaja perempuan:

1. Pola hidup sehat

Lakukan olahraga rutin seperti jalan cepat maupun lari. Istirahatlah yang cukup dan konsumsilah makanan yang bergizi. Hindarilah stres karena dapat memengaruhi hormon menjadi tidak seimbang.

2. Berhenti merokok dan konsumsi alkohol

Rokok dapat menyebabkan kanker dan gangguan pada jantung. Penelitian menunjukkan bahwa merokok dapat membahayakan ovarium, rahim dan area lain di sistem reproduksi. Sama halnya dengan alkohol yang berlebih dapat mengganggu kesuburan dan hormon.

3. Tingkatkan konsumsi kalsium dan magnesium

Magnesium mampu meredakan sakit kepala, pusing dan gula darah rendah karena menstruasi, sedangkan kalsium dapat mencegah gejala sebelum menstruasi.

Kalsium dan magnesium dapat ditemukan dari rumput laut, biji wijen, alpukat, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, dan juga kelapa.

4. Pintar memilih pembalut dan tisu

Pilihlah pembalut yang aman dan bebas dari bahan berbahaya. Hindarilah tisu dan pembalut yang mengandung parfum atau pewangi karena dapat mengganggu pH alami dalam vagina.

5. Gantilah pembalut secara rutin

Ketika menstruasi, pembalut menjadi lembap. Oleh karena itu, gantilah pembalut secara rutin agar tidak iritasi dan bebas dari infeksi.

6. Bersihkan organ intim

Ketika membersihkan organ intim, hindarilah penggunaan sabun, gel, ataupun antiseptik. Ketiga hal tersebut dapat merusak pH dalam vagina dan memicu iritasi.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait