Inklusi finansial merupakan salah satu fokus dari Bank DBS Indonesia yang sejalan dengan pilar keberlanjutan pertama, yaitu Responsible Banking. Bank DBS Indonesia secara aktif melakukan edukasi literasi finansial untuk menjangkau kaum underbanked.
Di antaranya melalui program ‘Kedai Belajar DBS’ yang melibatkan karyawan Bank DBS Indonesia sebagai tenaga pendidik informal serta sesi ‘Live & Learn’ yang bekerja sama dengan berbagai mitra untuk memberikan edukasi terkait investasi, pengelolaan cicilan bagi individu, permodalan usaha, hingga pengaturan arus kas bagi UKM.
Direktur Home Credit Indonesia Volker Giebitz mengatakan, “Home Credit dan Bank DBS Indonesia memiliki misi yang sama untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyaluran pembiayaan kepada masyarakat underbanked.
Kolaborasi ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari mitra perbankan seperti Bank DBS Indonesia terhadap aktivitas penyaluran pembiayaan yang inovatif dan terpercaya yang dijalankan oleh Home Credit selama lebih dari 10 tahun di Indonesia. Dengan
1 e-Conomy SEA 2022 Report
layanan yang tersedia di lebih dari 22.000 toko mitra di Indonesia, kami percaya bahwa kolaborasi dengan Bank DBS Indonesia dapat membuka kesempatan-kesempatan baru bagi masyarakat sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.”
Beroperasi sejak 2013, Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan berbasis teknologi yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 6,1 juta pelanggan. Layanan pembiayaan Home Credit dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi My Home Credit yang sudah diunduh oleh lebih dari 17 juta pengguna terdaftar.
Selain pembiayaan barang untuk pembelian berbagai komoditas seperti smartphone, furniture, laptop, peralatan elektronik, aksesoris mobil, dan sebagainya, layanan Home Credit juga dilengkapi dengan pembiayaan fasilitas dana tunai, paylater, e-wallet, dan proteksi dengan menggandeng mitra yang memiliki izin dari otoritas berwenang.
Tampilkan Semua

