JAKARTA, CILACAP.INFO – Dalam rangka ulang tahun ke-7 bertema “7alan Bareng”, KaryaKarsa membawa gagasan story economy atau ekonomi cerita ke Jakarta International Literary Festival 2026: bagaimana cerita dapat menemukan pasar, membangun komunitas, dan berkembang menjadi IP dalam berbagai format.
Memasuki usia tujuh tahun, KaryaKarsa akan hadir di Jakarta International Literary Festival (JILF) 2026 pada 22–25 Oktober 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Kehadiran ini menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun ke-7 “7alan Bareng”, yang juga dirayakan melalui berbagai aktivitas di platform KaryaKarsa sepanjang Oktober.
Melalui JILF 2026, KaryaKarsa ingin mendorong gagasan story economy atau ekonomi cerita: ekosistem di mana cerita tidak berhenti sebagai karya digital, tetapi dapat menemukan pembaca, memperoleh dukungan langsung, membuktikan adanya permintaan, membangun komunitas, lalu berkembang menjadi kekayaan intelektual (IP) dalam bentuk buku, audio, komik, film, serial, microdrama, maupun format lainnya.
Dalam tujuh tahun perjalanannya, KaryaKarsa telah tumbuh menjadi platform dengan lebih dari 4 juta pengguna, 350 ribu kreator, dan 100 ribu cerita. Bagi KaryaKarsa, angka-angka tersebut bukan hanya ukuran skala platform, tetapi juga menunjukkan besarnya ekosistem cerita yang tumbuh dari hubungan langsung antara kreator dan pembaca.
“Selama tujuh tahun kami melihat satu hal yang sederhana: kalau sebuah cerita punya pembaca yang mau membayar, berarti cerita itu punya pasar. Tapi seharusnya perjalanan cerita itu tidak berhenti di platform. Cerita yang sudah terbukti punya audiens harus punya kesempatan untuk berkembang menjadi buku, audio, microdrama, film, atau bentuk lain. Buat kami, itu inti dari ekonomi cerita,” kata Ario Tamat, CEO KaryaKarsa.
Sastra di Era Platform Digital
Sebagai bagian dari JILF 2026, KaryaKarsa akan mengadakan bincang publik bertajuk “Sastra di Era Platform Digital: Siapa yang Punya Ruang?” pada 25 Oktober 2026, pukul 16.30–18.00 WIB di Plaza Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. Diskusi menghadirkan kreator penulis KaryaKarsa bersama tim KaryaKarsa dan dimoderatori oleh Community Specialist KaryaKarsa, Idham Shaffansyah.
Diskusi akan membahas perubahan perjalanan sebuah cerita di era platform digital. Kreator kini dapat menjangkau pembaca secara langsung, tetapi keterbukaan tersebut menghadirkan tantangan baru: bagaimana sebuah cerita ditemukan di tengah banyaknya konten, bagaimana penulis mengetahui bahwa ada audiens yang bersedia membayar karyanya, dan bagaimana karya yang sudah menemukan pembaca dapat berkembang lebih jauh.
Tampilkan Semua
