JAKARTA, CILACAP.INFO – Pergerakan pasangan mata uang USDJPY masih berada dalam perhatian pasar setelah yen bertahan di level lemah terhadap dolar AS. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY pada timeframe H4 menunjukkan potensi penguatan setelah mengalami rejection pada zona support 156.918–156.341. Menurut analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut membuka peluang bagi USDJPY untuk kembali bergerak naik menuju zona resistance 159.034–159.791.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat rejection pada zona support 156.918–156.341 sebagai sinyal penting dalam membaca pergerakan USDJPY. Rejection menunjukkan bahwa tekanan jual belum mampu membawa harga menembus area support. Dalam analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut dapat menjadi dasar bagi terbentuknya pola kenaikan pada timeframe H4.
Apabila momentum bullish berlanjut, Dupoin Futures melihat peluang USDJPY untuk bergerak menuju resistance 159.034–159.791. Area resistance tersebut menjadi target teknikal yang perlu diperhatikan dalam skenario penguatan USDJPY berdasarkan analisis Dupoin Futures.
Selama harga mampu bertahan di atas support 156.918–156.341, Dupoin Futures melihat peluang kenaikan masih terbuka. Namun, apabila harga kembali menembus support tersebut, skenario bullish perlu dievaluasi karena tekanan terhadap USDJPY dapat meningkat.
Dari sisi fundamental, USDJPY masih mendapatkan dukungan dari perbedaan kebijakan moneter Amerika Serikat dan Jepang serta tingginya imbal hasil Treasury AS. Reuters mencatat dolar berada di sekitar 157,34 yen pada 30 September, sementara dolar AS tetap berada di jalur kenaikan bulanan.
Yield Treasury AS juga menjadi faktor penting dalam analisis Dupoin Futures. Imbal hasil Treasury 10 tahun telah berada di atas 5% dan mencatat kenaikan signifikan sepanjang September. Kondisi tersebut memberikan dukungan terhadap dolar AS karena perbedaan imbal hasil dengan Jepang masih menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar valuta asing.
Namun, Dupoin Futures melihat terdapat sejumlah faktor yang berpotensi memberikan dukungan terhadap yen. Ekspektasi mengenai arah kebijakan Bank of Japan menjadi salah satu faktor penting. Jika pasar semakin memperkirakan adanya kenaikan suku bunga BOJ, selisih imbal hasil antara AS dan Jepang dapat menyempit dan berpotensi mengurangi tekanan terhadap yen.
Selain kebijakan BOJ, Dupoin Futures juga mencermati risiko intervensi pemerintah Jepang. Yen yang kembali mengalami pelemahan tajam dapat meningkatkan perhatian otoritas Jepang terhadap volatilitas nilai tukar. Risiko tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan karena sinyal intervensi dapat menyebabkan pergerakan USDJPY yang cepat.
