Wisata agro juga dapat membuka cara baru untuk mengenalkan perkebunan. Orang tidak hanya datang menikmati udara sejuk dan pemandangan lereng Ijen, tetapi dapat memahami bagaimana kopi ditanam, dirawat, dipanen, diolah, hingga akhirnya hadir dalam secangkir minuman.
Sementara edukasi menjadi jembatan untuk memastikan pengetahuan perkebunan tidak terputus. Sebab, warisan terbaik dari sebuah perkebunan bukan hanya tanaman yang diwariskan, tetapi juga pengetahuan tentang bagaimana merawatnya.
Di sana ada manusia yang bekerja, keluarga yang menggantungkan kehidupan, masyarakat yang bergerak bersama roda ekonomi perkebunan, pengetahuan yang diwariskan, alam yang dijaga, dan sejarah yang terus berjalan.
Di lereng Ijen, sejarah tidak hanya tersimpan pada bangunan tua, lantai kayu, jalan perkebunan, atau hamparan tanaman kopi. Sejarah itu masih bekerja. Masih menghidupi. Dan masih memberi harapan.
Setiap biji kopi yang dipetik dari lereng Ijen membawa lebih dari sekadar cita rasa. Ia membawa cerita tentang alam, manusia, kerja keras, dan warisan panjang yang terus dijaga agar tetap bernilai bagi masa depan.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Tampilkan Semua