JAYAPURA, CILACAP.INFO – Telkom AI Connect Papua berkolaborasi dengan fotografer profesional lokal untuk membekali anak muda Papua memanfaatkan AI dalam fotografi, content creation, dan personal branding.
Telkom AI Connect Papua berkolaborasi dengan profesional fotografi lokal untuk memperkenalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia fotografi kepada anak muda Papua. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coaching Class AI for Papuan Youth Series 1 bertema “Pemanfaatan AI dalam Dunia Photography” yang berlangsung di Telkom AI Center of Excellence Papua, Kotaraja, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 15.00 WIT tersebut diikuti 15 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan pekerja swasta. Menghadirkan Ezra Sanggenafa, profesional fotografer, sebagai narasumber, kegiatan membekali peserta dengan pemahaman mengenai perkembangan AI serta penerapannya dalam mendukung proses kreatif, pekerjaan fotografi, content creation, dan personal branding.
Business and Community Lead Telkom AI Connect Papua, Raquela Sanggenafa, mengatakan pengenalan AI kepada anak muda perlu diarahkan pada pemanfaatan yang relevan dengan minat dan bidang yang mereka geluti. Menurutnya, fotografi menjadi salah satu ruang kreatif yang dapat memanfaatkan AI tanpa menghilangkan peran manusia dalam menghasilkan karya.
“Kami ingin anak muda Papua tidak hanya mengenal AI sebagai teknologi yang sedang berkembang, tetapi juga melihat bagaimana teknologi ini bisa digunakan untuk mendukung keterampilan dan kreativitas yang sudah mereka miliki. Dalam fotografi, AI dapat menjadi alat bantu untuk mengeksplorasi ide, mempercepat proses kerja, dan membuka ruang kreativitas baru, sementara karakter dan sentuhan manusia tetap menjadi bagian penting dari sebuah karya,” ujar Raquela.
Mengenal AI sebagai Creative Assistant
Materi kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar AI dan perkembangannya dalam industri kreatif. Peserta diajak melihat berbagai kemungkinan penggunaan AI dalam fotografi, mulai dari mencari inspirasi, mengembangkan ide, menyusun konsep visual, hingga membantu proses kreatif.
Ezra juga memperkenalkan AI sebagai creative assistant yang dapat membantu fotografer bekerja lebih efektif. Pemanfaatan tersebut dapat diterapkan pada sejumlah tahapan, seperti pengembangan konsep, pencarian referensi visual, penyusunan moodboard, editing, pengembangan konten, hingga personal branding.
Pendekatan tersebut menekankan bahwa penggunaan AI bukan untuk menggantikan kreativitas fotografer. Sebaliknya, teknologi dapat digunakan untuk mendukung proses eksplorasi sehingga fotografer dapat lebih fokus pada kreativitas, storytelling, dan karakter visual yang ingin dibangun.
Peserta Praktik Mengembangkan Ide Fotografi dengan AI
Tidak berhenti pada pemaparan materi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung pemanfaatan AI dalam proses kreatif. Dalam sesi praktik, peserta diarahkan untuk mengembangkan ide fotografi dengan bantuan AI dan mempelajari cara menyusun prompt agar dapat menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan.
Tampilkan Semua
