Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi

Ilustrasi FLOQ platform jual beli aset kripto Bitcoin yang banyak diminati oleh investor di Indonesia (2)
Ilustrasi FLOQ platform jual beli aset kripto Bitcoin yang banyak diminati oleh investor di Indonesia (2)

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan tingginya tingkat kepemilikan Bitcoin di Indonesia menunjukkan bahwa aset digital semakin dikenal dan digunakan oleh masyarakat dari berbagai kelompok.

“Data adopsi Bitcoin di Indonesia menunjukkan bahwa aset digital semakin dikenal dan digunakan oleh masyarakat dari berbagai kelompok. Ketika tingkat kepemilikan Indonesia tercatat lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara maju, ini menjadi sinyal bahwa minat terhadap Bitcoin di dalam negeri memiliki basis yang cukup luas. Tantangannya sekarang adalah memastikan pertumbuhan adopsi tersebut berjalan seiring dengan peningkatan literasi dan pemahaman terhadap risiko,” kata Yudho.

Menurut Yudho, kenaikan harga Bitcoin dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan perhatian masyarakat terhadap aset digital. Namun, pertumbuhan adopsi perlu diikuti pemahaman yang memadai mengenai karakteristik dan risiko aset kripto.

“Kenaikan harga tentu dapat meningkatkan awareness dan mendorong lebih banyak orang untuk melihat Bitcoin sebagai bagian dari aset digital. Namun, pertumbuhan adopsi yang sehat bukan hanya diukur dari berapa banyak orang yang membeli Bitcoin, melainkan juga dari seberapa baik investor memahami apa yang mereka miliki, bagaimana volatilitasnya, dan risiko yang menyertainya,” ujarnya.

Volume Transaksi FLOQ Naik Lebih dari 15 Persen

Meningkatnya perhatian terhadap Bitcoin juga tercermin dari aktivitas perdagangan di platform aset kripto. Berdasarkan data internal FLOQ, volume transaksi di platform tersebut meningkat lebih dari 15 persen seiring dengan penguatan harga Bitcoin dalam sepekan terakhir.

Kenaikan aktivitas transaksi menunjukkan bahwa momentum pasar masih menjadi salah satu faktor yang mendorong investor untuk kembali memantau dan berpartisipasi dalam perdagangan aset kripto.

Yudho mengatakan peningkatan volume transaksi tersebut mencerminkan respons investor terhadap perubahan kondisi pasar, sekaligus menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin masih menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar aset digital di Indonesia.

“Kami melihat kenaikan volume transaksi lebih dari 10 persen seiring dengan penguatan Bitcoin. Ini menunjukkan bahwa ketika terjadi pergerakan harga yang signifikan, investor kembali meningkatkan perhatian dan aktivitasnya di pasar. Bagi kami, momentum seperti ini perlu diimbangi dengan edukasi agar investor tidak hanya mengikuti pergerakan harga, tetapi juga memahami faktor yang mempengaruhi pasar dan risiko dari setiap keputusan transaksi,” jelas Yudho.

Pertumbuhan aktivitas perdagangan tersebut berlangsung di tengah perkembangan ekosistem aset digital Indonesia yang semakin luas. Jumlah masyarakat yang memiliki akun pada platform aset keuangan digital terus bertambah, sementara kerangka regulasi dan pengawasan industri juga semakin berkembang.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait