Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US 81 000 Level Ini Jadi Penentu Berikutnya
Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US 81 000 Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Sementara itu, data internal FLOQ melihat IHSG berada di level 6.461,15, turun dari 6.552,79 pada pekan sebelumnya. Bank Indonesia juga masih mempertahankan BI Rate di level 5,75%.

Perbedaan pergerakan antar-aset tersebut menunjukkan bahwa penguatan dolar AS dan kondisi moneter global masih menjadi faktor yang perlu diperhatikan investor. Di sisi lain, rebound Bitcoin memperlihatkan bahwa pasar aset kripto mulai merespons faktor spesifik pasar secara lebih selektif.

“Kalau kita lihat secara bersamaan, Rupiah dan pasar saham masih menghadapi tekanan dari kondisi eksternal, sementara Bitcoin sudah mencoba melakukan recovery. Ini bukan berarti Bitcoin sudah sepenuhnya lepas dari tekanan global, tetapi menunjukkan bahwa karakter pergerakannya bisa berbeda dengan aset lainnya,” jelas Yudho.

Level US$80 Ribu Jadi Perhatian

Memasuki pekan berikutnya, area US$80.000 menjadi salah satu level psikologis yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah kebangkitan Bitcoin dapat bertahan. Sementara itu, area sekitar US$82.000 menjadi resistance jangka pendek yang dapat menjadi perhatian trader.

Di sisi bawah, area US$75.000–US$76.000 tetap relevan sebagai zona koreksi yang terbentuk pada pertengahan pekan.

Yudho mengingatkan bahwa perbedaan horizon investasi perlu menjadi pertimbangan ketika membaca pergerakan Bitcoin.

“Untuk trader, area US$80.000 menjadi level penting untuk melihat kekuatan momentum, sementara US$82.000 dapat menjadi area resistance jangka pendek. Di sisi lain, area US$75.000–US$76.000 masih perlu diperhatikan jika terjadi koreksi lanjutan. Dengan volatilitas yang masih tinggi, untuk trading perlu menyiapkan skenario dua arah, bukan hanya mengantisipasi harga naik atau turun,” ujar Yudho.

Bagi investor jangka panjang, menurut Yudho, pergerakan harga dalam beberapa hari tidak selalu mengubah tesis investasi secara keseluruhan.

“Investor jangka panjang dapat melihat faktor yang lebih luas seperti likuiditas global, arus institusional, perkembangan regulasi, serta tren adopsi Bitcoin. Pergerakan harga jangka pendek penting untuk dipantau, tetapi tidak selalu menjadi penentu utama untuk tesis investasi jangka panjang,” tambahnya.

Kembalinya Bitcoin ke area US$81.000 menjadi perkembangan penting setelah koreksi tajam pekan ini. Namun, kemampuan BTC mempertahankan level US$80.000 dan menghadapi resistance berikutnya akan menjadi perhatian pasar dalam beberapa hari ke depan.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.
FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.
Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait