<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>7419 Pos Artikel oleh Penulis Tim Press Release &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/author/pressrelease/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 15:57:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>7419 Pos Artikel oleh Penulis Tim Press Release &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir, SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terbesar di Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95557/sawit-nusantara-award-2026-segera-hadir-sawitpro-siapkan-ajang-penghargaan-terbesar-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:13:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[SawitPRO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95557/sawit-nusantara-award-2026-segera-hadir-sawitpro-siapkan-ajang-penghargaan-terbesar-di-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; SawitPRO menghadirkan Sawit Nusantara Award 2026, ajang apresiasi dan kolaborasi bagi pelaku industri sawit Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; SawitPRO menghadirkan Sawit Nusantara Award 2026, ajang apresiasi dan kolaborasi bagi pelaku industri sawit Indonesia.</p>
<p>Acara ini akan mempertemukan petani, koperasi, perusahaan perkebunan, supplier TBS, pabrik kelapa sawit, akademisi, pemerintah, komunitas, media, influencer, hingga tokoh sawit nasional dalam ruang diskusi, networking, dan penghargaan.</p>
<p>Rangkaian acara akan digelar di empat kota, yaitu Jambi pada 12 Juli 2026 di Yello Hotel Jambi, Padang pada 16 Juli 2026 di Hotel Mercure Padang, Medan pada 20 Juli 2026 di Selecta Ballroom, dan Pekanbaru pada 24 Juli 2026 di The Premiere Hotel Pekanbaru.</p>
<p>Melalui acara ini, SawitPRO ingin memperkuat kolaborasi lintas ekosistem sawit, mendorong pertukaran wawasan, serta memberikan apresiasi kepada individu maupun organisasi yang berkontribusi terhadap kemajuan industri sawit Indonesia.</p>
<p>Sawit Nusantara Award 2026 juga menyiapkan total hadiah emas hingga 700 gram bagi peserta dan pihak yang berpartisipasi.</p>
<p>Pekanbaru, 1 Juli 2026, <b>SawitPRO</b> resmi menghadirkan <b>Sawit Nusantara Award 2026</b>, sebuah ajang apresiasi dan kolaborasi yang mempertemukan berbagai pelaku penting dalam ekosistem sawit Indonesia.</p>
<p>Acara ini menjadi ruang bagi petani, koperasi, perusahaan perkebunan, mitra industri, akademisi, pemerintah, komunitas, hingga pelaku usaha di sektor agribisnis untuk saling bertemu, berbagi wawasan, memperluas jaringan, dan merayakan kontribusi bagi kemajuan industri sawit nasional.</p>
<p>Di balik setiap kebun sawit yang produktif, terdapat peran besar dari berbagai pihak yang terus bekerja, berinovasi, dan beradaptasi menghadapi perkembangan industri.</p>
<p>Melalui <b>Sawit Nusantara Award 2026</b>, <b>SawitPRO</b> ingin menghadirkan momentum untuk memberikan apresiasi kepada insan dan organisasi yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri sawit Indonesia.</p>
<p>“<b>Sawit Nusantara Award 2026</b> kami hadirkan bukan hanya sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku industri sawit. Kami percaya bahwa kemajuan industri sawit Indonesia membutuhkan sinergi antara petani, koperasi, pelaku usaha, pemerintah, akademisi, komunitas, dan mitra industri,” ujar <b>Diba Eriestantia Campaign Tim SawitPRO</b>.</p>
<p><b>Sawit Nusantara Award 2026</b> akan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari sesi diskusi, talkshow bersama praktisi dan agronomis, pengenalan inovasi serta teknologi terbaru di sektor perkebunan, networking antar pelaku industri, hingga pemberian penghargaan kepada individu maupun organisasi yang dinilai memberikan dampak positif bagi industri sawit Indonesia.</p>
<p>Acara ini terbuka bagi berbagai pihak yang memiliki perhatian dan kontribusi terhadap industri sawit, termasuk petani kelapa sawit, koperasi dan kelompok tani, pelaku usaha perkebunan, supplier <b>TBS</b>, pabrik kelapa sawit, mitra industri, Toko Tani, akademisi, mahasiswa, komunitas, media, influencer sawit, serta tokoh sawit nasional.</p>
<p>Rangkaian <b>Sawit Nusantara Award 2026</b> akan diselenggarakan di empat kota utama, yaitu:</p>
<p>Jambi — 12 Juli 2026, Yello Hotel Jambi</p>
<p>Padang — 16 Juli 2026, Hotel Mercure Padang</p>
<p>Medan — 20 Juli 2026, Selecta Ballroom</p>
<p>Pekanbaru — 24 Juli 2026, The Premiere Hotel Pekanbaru</p>
<p>Setiap acara akan berlangsung pada pukul 18.00–21.00 WIB dan menghadirkan suasana pertemuan yang dirancang untuk mendorong diskusi, pertukaran pengalaman, dan terbukanya peluang kolaborasi baru di sektor sawit.</p>
<p>Dalam penyelenggaraan tahun ini, <b>SawitPRO</b> juga menyiapkan sejumlah kategori penghargaan yang mencakup kategori mitra dan peserta umum.</p>
<p>Kategori tersebut meliputi penghargaan untuk supplier TBS dengan pengiriman terbanyak secara nasional, supplier TBS dengan pengiriman terbanyak per area, Toko Tani berprestasi, petani berprestasi, perkebunan transformasi digital, perkebunan berkelanjutan, influencer sawit paling berpengaruh, perempuan inspiratif di industri sawit, serta pabrik dengan penerimaan supplier TBS terbanyak.</p>
<p>Kehadiran dalam <b>Sawit Nusantara Award 2026 </b>tidak dipungut biaya. Namun, untuk menjaga kualitas interaksi dan kenyamanan selama acara berlangsung, jumlah peserta akan disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia.</p>
<p>Calon peserta diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian tim <b>SawitPRO</b> akan melakukan proses verifikasi dan menghubungi peserta terpilih untuk menerima undangan resmi.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan pihak yang berpartisipasi dalam rangkaian acara ini, <b>Sawit Nusantara Award 2026</b> juga menyiapkan total hadiah emas hingga 700 gram.</p>
<p>Melalui Sawit Nusantara Award 2026, <b>SawitPRO</b> berharap dapat terus memperkuat hubungan antar pelaku industri sawit, mendorong pertukaran ide dan pengalaman, serta membangun kolaborasi yang berdampak nyata bagi masa depan perkebunan sawit Indonesia yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.</p>
<p>Daftar Untuk Hadir Sekarang Klik Disini : bit.ly/SNA2026H1</p>
<p>Artikel ini juga tayang di VRITIMES</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Sawit-Nusantara-Award-2026-Segera-Hadir-SawitPRO-Siapkan-Ajang-Penghargaan-Terbesar-di-Indonesia-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1366"
				height="650">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terbesar di Indonesia]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Sawit-Nusantara-Award-2026-Segera-Hadir-SawitPRO-Siapkan-Ajang-Penghargaan-Terbesar-di-Indonesia-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terbesar di Indonesia]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Preservasi Jalan Tol Jagorawi 5 &#8211; 12 Juli 2026</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95542/pt-jasamarga-tollroad-maintenance-laksanakan-preservasi-jalan-tol-jagorawi-5-12-juli-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 13:29:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[PT Jasamarga Tollroad Maintenance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95542/pt-jasamarga-tollroad-maintenance-laksanakan-preservasi-jalan-tol-jagorawi-5-12-juli-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi di Ruas Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi) pada periode 5 hingga 12 Juli 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, </strong><a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi di Ruas Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi) pada periode 5 hingga 12 Juli 2026.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas perkerasan jalan agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol.</p>


<p>Pekerjaan preservasi meliputi Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik pada Ruas Tol Jagorawi.</p>
<p>Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas pengguna jalan.</p>
<p>Pekerjaan Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dilaksanakan pada malam hari mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB dengan lokasi sebagai berikut:</p>
<p>* 6 Juli 2026 : KM 18+250 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2) sepanjang 150 meter.</p>
<p>* 7 Juli 2026 : KM 18+250 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 150 meter.</p>
<p>* 8 Juli 2026 : KM 30+825 s.d. KM 30+652 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 173 meter.</p>
<p>* 9 Juli 2026 : KM 33+395 s.d. KM 33+177 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2) sepanjang 218 meter.</p>
<p>* 10 Juli 2026 : KM 21+080 s.d. KM 21+181 arah Ciawi (Jalur A Lajur 4) sepanjang 101 meter.</p>
<p>* 11 Juli 2026 : KM 30+000 s.d. KM 29+750 arah Ciawi (Jalur A Lajur 4) sepanjang 250 meter.</p>
<p>* 12 Juli 2026 : KM 30+870 s.d. KM 31+242 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 372 meter.</p>
<p>Selain pekerjaan SFO, PT JMTM juga melaksanakan rekonstruksi perkerasan di beberapa titik dengan pengaturan penutupan sementara lajur sebagai berikut:</p>
<p>* 5 Juli 2026 : KM 21+889 s.d. KM 21+989 arah Ciawi (Jalur A Lajur 2), penutupan lajur mulai Minggu, 5 Juli 2026 pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali Kamis, 9 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.</p>
<p>serta KM 21+990 s.d. KM 22+005 arah Ciawi (Jalur A Lajur 2), penutupan lajur mulai Minggu, 5 Juli 2026 pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali Rabu, 8 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.</p>
<p>* 6 Juli 2026 : KM 29+073 s.d. KM 29+178 arah Ciawi (Jalur A Lajur 1), penutupan lajur mulai Senin, 6 Juli 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Jumat, 10 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.</p>
<p>* 7 Juli 2026 : KM 34+289 s.d. KM 34+199 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2), penutupan lajur mulai Selasa, 7 Juli 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.</p>
<p>* 8 Juli 2026 : Off Ramp Gunung Putri, penutupan dimulai Rabu, 8 Juli 2026 pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali Jumat, 10 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.</p>
<p>Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pekerjaan preservasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol.</p>
<p>“PT Jasamarga Tollroad Maintenance terus berkomitmen melaksanakan pekerjaan preservasi secara berkelanjutan guna memastikan kondisi jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas, serta pengaturan lalu lintas agar dampak terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan.”</p>
<p>Selama pekerjaan berlangsung, PT JMTM menerapkan prosedur keselamatan kerja dan manajemen lalu lintas secara optimal.</p>
<p>Area pekerjaan dilengkapi dengan rambu-rambu pengamanan, traffic cone, water barrier, lampu peringatan, serta petugas di lapangan.</p>
<p>Penutupan hanya dilakukan pada lajur yang menjadi area pekerjaan, sementara lajur lainnya tetap dapat digunakan oleh pengguna jalan.</p>
<p>PT Jasamarga Tollroad Maintenance menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung.</p>
<p>Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan demi keselamatan bersama.</p>
<p>Melalui pelaksanaan pekerjaan preservasi secara berkelanjutan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur jalan tol yang andal, aman, nyaman, dan berkeselamatan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.</p>



<h3 class="css-1fe22q1">Tentang PT Jasamarga Tollroad Maintenance</h3>
PT Jasamarga Tollroad Maintenance merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang bergerak di bidang Preservasi Jalan Tol.
<strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>

</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Jaga-Keandalan-Infrastruktur-Jalan-Tol-PT-Jasamarga-Tollroad-Maintenance-Laksanakan-Pekerjaan-Preservasi-Ruas-Tol-Jagorawi-Periode-5–12-Juli-2026.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="720">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Jaga Keandalan Infrastruktur Jalan Tol PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi Ruas Tol Jagorawi Periode 5–12 Juli 2026]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Jaga-Keandalan-Infrastruktur-Jalan-Tol-PT-Jasamarga-Tollroad-Maintenance-Laksanakan-Pekerjaan-Preservasi-Ruas-Tol-Jagorawi-Periode-5–12-Juli-2026-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Jaga Keandalan Infrastruktur Jalan Tol PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi Ruas Tol Jagorawi Periode 5–12 Juli 2026]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95539/kolaborasi-multipihak-perkuat-aksi-iklim-berbasis-desa-melalui-proklim-di-sumatera-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 13:10:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Sucofindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95539/kolaborasi-multipihak-perkuat-aksi-iklim-berbasis-desa-melalui-proklim-di-sumatera-selatan</guid>

					<description><![CDATA[PALEMBANG, CILACAP.INFO &#8211; Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/B adan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan United Nations Office for Project Services (UNOPS) menunjuk PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai mitra pelaksana Program Kampung Iklim (ProKlim).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PALEMBANG</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/B adan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan United Nations Office for Project Services (UNOPS) menunjuk PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai mitra pelaksana Program Kampung Iklim (ProKlim).</p>
<p>Hali ini untuk melakukan melakukan kegiatan field visit di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan gambaran langsung atas implementasi program di tingkat tapak sekaligus memastikan efektivitas intervensi dalam mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Kepala Pokja Bidang Pengembangan Masyarakat Berketahanan Iklim Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim KLH/BPLH, Koko Wijanarka menegaskan bahwa ProKlim tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pada penguatan mata pencaharian masyarakat.</p>
<p>Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan keberlanjutan program pasca implementasi.</p>
<p>“Hal ini diharapkan dapat mendorong integrasi ProKlim ke dalam kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah, sehingga upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Project Manager UNOPS, Kannikar Wanthana menyampaikan bahwa program ini telah bergerak dari tahap perencanaan menuju implementasi nyata di masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>“Fokus kami tidak hanya pada perlindungan lingkungan, tetapi juga memastikan adanya peningkatan pendapatan masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.</p>
<p>Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumatera Selatan, Aries Safrizal mengapresiasi pemilihan Sumatera Selatan sebagai lokasi implementasi ProKlim.</p>
<p>Menurutnya, program ini sejalan dengan target Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menuju Zero Net Emission.</p>
<p>“Program ini diharapkan dapat meningkatkan tanggung jawab serta partisipasi masyarakat terhadap isu perubahan iklim global, sekaligus memperkuat langkah Sumatera Selatan menuju pembangunan rendah karbon yang berkelanjutan,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Divisi Regional Barat PT SUCOFINDO (PERSERO), Urip Utama Putra menyampaikan bahwa kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan program yang telah menjangkau 100 desa di 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.</p>
<p>“Pendekatan kolaboratif yang dilakukan dalam program ini telah mendorong peningkatan kapasitas masyarakat secara signifikan mencapai lebih dari 43 persen. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” jelasnya.</p>
<p>Urip Utama Putra menjelaskan bahwa program difokuskan pada penguatan literasi iklim, pengembangan mata pencaharian berkelanjutan berbasis digital, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendekatan yang praktis, inklusif, dan berkelanjutan.</p>
<p>Implementasi program dilakukan melalui pengembangan pertanian adaptif dan agroforestry, pengelolaan sampah, penggunaan solar panel, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, hingga peningkatan kolaborasi multipihak.</p>
<p>Hingga triwulan pertama 2026, program menunjukkan kemajuan positif dalam penguatan kapasitas masyarakat.</p>
<p>Pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, diversifikasi produk, serta pengembangan bisnis melalui Business Model Canvas (BMC) dan digital marketing telah dilakukan di berbagai desa sasaran.</p>
<p>Pada kategori penguatan literasi iklim, program telah menjangkau 2.036 peserta dengan keterlibatan perempuan sebesar 54,32 persen.</p>
<p>Sementara itu, pada kategori penguatan literasi digital dan pengembangan UMKM, program menjangkau 215 peserta dengan keterlibatan perempuan mencapai 59,07 persen.</p>
<p>Selain itu, sebanyak 70 rumah tangga sasaran di 10 desa prioritas juga menerima pendampingan teknis dan workshop pengembangan usaha, dengan 71,4 persen di antaranya merupakan usaha milik perempuan.</p>
<p>Selama kegiatan field visit, para stakeholder dari KLH/BPLH, UNOPS, perwakilan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, dan Sekretaris Dinas LPH Provinsi Sumatera Selatan meninjau berbagai aksi nyata di lapangan, mulai dari penanaman pohon sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga pengembangan UMKM yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal.</p>
<p>“Kami mengunjungi beberapa lokasi intervensi, mulai dari lokasi penanaman pohon sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim, demonstrasi sistem pengelolaan sampah, melihat inovasi produk UMKM seperti opak, keripik, kopi, bawang goreng, jamur krispi, hingga produk non-pangan seperti kompos, maggot, eco-print, dan eco enzyme,” tutur Urip Utama Putra.</p>
<p>Kegiatan field visit juga diisi dengan demonstrasi kesiapsiagaan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Megang Sakti IV yang menunjukkan praktik pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui patroli, sosialisasi, serta teknik pembuatan sekat bakar.</p>
<p>“Melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan aksi iklim, pemberdayaan ekonomi, dan kolaborasi multipihak, ProKlim di Sumatera Selatan diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa tangguh iklim yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lainnya,” tutup Urip Utama Putra.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Kolaborasi-Multipihak-Perkuat-Aksi-Iklim-Berbasis-Desa-melalui-ProKlim-di-Sumatera-Selatan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1152"
				height="768">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Kolaborasi-Multipihak-Perkuat-Aksi-Iklim-Berbasis-Desa-melalui-ProKlim-di-Sumatera-Selatan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95533/ikatan-indonesia-india-yang-tak-terpisahkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:20:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ikatan]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95533/ikatan-indonesia-india-yang-tak-terpisahkan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; India dan Indonesia dipisahkan oleh Samudra Hindia, tetapi dipersatukan oleh sejarah, budaya, perdagangan, dan nilai-nilai yang sama.</p>
<p> Hubungan kedua negara tidak pernah semata-mata dibangun melalui perdagangan atau perjanjian diplomatik, melainkan tumbuh dari penghormatan terhadap keberagaman, toleransi, dan persahabatan yang telah terjalin selama berabad-abad.</p>
<p> Kini, ada satu dimensi baru yang perlu mendapat perhatian lebih besar, yakni pendidikan tinggi dan riset sebagai jembatan strategis yang akan memperkuat hubungan kedua negara di masa depan.</p>
<p>Hal ini menjadi semakin penting di tengah perubahan geopolitik dan pesatnya perkembangan teknologi.</p>
<p>India dan Indonesia merupakan dua negara berkembang yang tengah bertransformasi menjadi kekuatan menengah (middle powers) dengan potensi besar untuk memainkan peran yang lebih menentukan dalam tatanan global.</p>
<p>Agar mampu memanfaatkan momentum tersebut, keduanya perlu berinvestasi bukan hanya pada infrastruktur fisik dan ekonomi, tetapi juga pada ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.</p>
<p>Perjalanan pembangunan India dan Indonesia memiliki banyak kesamaan. Rata-rata usia penduduk India sekitar 29 tahun, sementara Indonesia 31 tahun.</p>
<p>Secara bersama-sama, kedua negara mewakili hampir seperlima populasi dunia. Keduanya juga termasuk masyarakat yang sangat terkoneksi secara digital.</p>
<p>Kawasan Asia-Pasifik merupakan pengguna media sosial terbesar di dunia, dengan India dan Indonesia menjadi dua negara yang paling aktif memanfaatkan berbagai platform seperti Facebook, WhatsApp, X, dan YouTube, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun dalam situasi darurat.</p>
<p>Bonus demografi yang besar ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan, yakni bagaimana memastikan generasi mudanya memperoleh pendidikan yang lebih baik, kesempatan ekonomi yang lebih luas, dan kualitas hidup yang semakin tinggi sebelum momentum tersebut berlalu.</p>
<p>Selama bertahun-tahun, kedua negara mengandalkan sistem pendidikan tinggi dan model penelitian yang banyak mengacu pada Barat.</p>
<p>Namun, model tersebut kini menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi pendanaan maupun relevansinya terhadap tantangan masa depan.</p>
<p>Seiring semakin memudarnya warisan kolonial dan hadirnya generasi baru yang tumbuh bersama teknologi, menjadi wajar apabila pemerintah India dan Indonesia mulai memberikan perhatian yang jauh lebih besar pada pembangunan kapasitas riset dan inovasi di bidang-bidang yang mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p>Indonesia telah mengambil langkah penting melalui pembentukan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada 2010 dengan dana abadi sekitar 10 miliar dolar AS untuk mendukung pendidikan tinggi, penelitian, dan beasiswa.</p>
<p>Pada 2023, lebih dari 35.500 penerima manfaat memperoleh dukungan dari program tersebut.</p>
<p>Di sisi lain, India melalui National Education Policy 2020 membentuk National Research Foundation (Anusandhan) yang mulai beroperasi pada 2023 dengan dana sekitar 14,5 miliar dolar AS untuk memperkuat riset dan inovasi di berbagai perguruan tinggi.</p>
<p>Salah satu mekanisme kerja sama yang telah terbukti efektif sepanjang sejarah adalah kemitraan antar lembaga pendidikan dan riset. Ilmu pengetahuan berkembang melalui kolaborasi, bukan kompetisi.</p>
<p>Karena itu, hubungan akademik antara India dan Indonesia seharusnya menjadi salah satu prioritas utama dalam memperkuat kemitraan strategis kedua negara.</p>
<p>Sayangnya, kondisi saat ini masih jauh dari ideal. India mengalokasikan sekitar 56 miliar dolar AS untuk pendidikan tinggi pada 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p> Indonesia sendiri menganggarkan sekitar 43 miliar dolar AS untuk sektor pendidikan, dengan sekitar 11 persen dialokasikan bagi program beasiswa, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.</p>
<p>Namun, keterhubungan kedua sistem pendidikan masih sangat terbatas. Australia, Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman masih menjadi tujuan utama mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi ke luar negeri.</p>
<p>India bahkan belum menjadi salah satu destinasi pilihan. Pada 2022, hanya sekitar 115 mahasiswa Indonesia yang belajar di India, sementara jumlah mahasiswa India yang menempuh pendidikan tinggi maupun riset di Indonesia bahkan kurang dari sepuluh orang.</p>
<p>Padahal, dari sudut pandang ekonomi, kerja sama pendidikan memberikan manfaat jangka panjang yang sangat besar.</p>
<p>Investasi di bidang pendidikan menghasilkan peningkatan produktivitas, mendorong pertumbuhan pendapatan, memperbaiki distribusi kesejahteraan, serta menciptakan lingkungan sosial ekonomi yang lebih baik bagi kedua negara.</p>
<p>Apabila abad ke-21 benar-benar akan menjadi Abad Asia, maka dua demokrasi terbesar di kawasan ini harus memperbanyak kemitraan akademik, membangun lebih banyak jembatan riset, dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa serta peneliti untuk belajar dan berinovasi bersama.</p>
<p>India dan Indonesia pernah menjadi pelopor Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955. Pada masa itu, kedua negara berupaya mencari model pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter negara-negara yang baru merdeka.</p>
<p>Saat itu, keduanya masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi, politik, dan sosial.</p>
<p>Kini, kondisinya telah jauh berbeda. India dan Indonesia telah berkembang menjadi negara dengan pengaruh ekonomi dan politik yang jauh lebih besar serta mulai memainkan peran aktif dalam membentuk tatanan geopolitik dan ekonomi internasional yang baru.</p>
<p>Untuk menjalankan peran tersebut, kedua negara perlu memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi, lembaga riset, serta sektor swasta.</p>
<p>Pemerintah India dan Indonesia telah menempatkan banyak tokoh terbaiknya untuk memimpin transformasi di bidang pendidikan dan penelitian.</p>
<p>Momentum tersebut perlu dimanfaatkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang lebih konkret.</p>
<p>Universitas-universitas swasta terkemuka di India seperti BITS Pilani, yang dikenal memiliki keunggulan di bidang teknik, riset mutakhir, inovasi teknologi, dan kewirausahaan, dapat menjadi pelopor berbagai proyek penelitian bersama dengan perguruan tinggi di Indonesia.</p>
<p>Kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui pertukaran mahasiswa, penyelenggaraan konferensi ilmiah, pengembangan kurikulum baru, hingga penelitian bersama mengenai berbagai isu yang menjadi kepentingan kedua negara.</p>
<p>Peluang kerja sama riset juga sangat luas. Keberhasilan Indonesia dalam menurunkan angka kemiskinan secara drastis selama empat dekade terakhir dapat menjadi bahan pembelajaran penting bagi para ekonom pembangunan dan pembuat kebijakan di negara-negara Global South.</p>
<p>Empat puluh tahun lalu, sekitar 74 persen penduduk Indonesia hidup dalam kemiskinan ekstrem. Kini angkanya telah turun menjadi kurang dari dua persen.</p>
<p>Sebaliknya, India memiliki berbagai pengalaman yang dapat dibagikan kepada Indonesia. Industri farmasi India menjadikannya dikenal sebagai &#8220;apotek dunia&#8221;, sementara infrastruktur digitalnya yang digunakan lebih dari satu miliar orang setiap hari menjadi salah satu sistem digital publik terbesar dan paling canggih yang pernah dibangun.</p>
<p>India juga termasuk kelompok kecil negara yang berhasil mengembangkan program antariksa dengan berbagai pencapaian penting.</p>
<p>Karena itu, bidang-bidang seperti farmasi, kesehatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, transfer teknologi berbasis kekayaan intelektual, riset antariksa, telekomunikasi, rekayasa semikonduktor, komputasi kuantum, oseanografi, <i>deep technology</i>, perusahaan rintisan berbasis teknologi, hingga kemaritiman seharusnya menjadi bagian dari agenda riset bersama antara India dan Indonesia.</p>
<p>Kerja sama di bidang pendidikan tinggi merupakan awal yang sangat baik untuk mempererat hubungan kedua negara.</p>
<p>Ketika perguruan tinggi, mahasiswa, peneliti, dan ilmuwan bekerja bersama pada bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama, hubungan India dan Indonesia akan berkembang jauh melampaui diplomasi dan perdagangan.</p>
<p>Visi baru kerja sama pendidikan dan riset kedua negara dapat dirangkum dalam konsep IND, yaitu Integration, Nimbleness, and Decisiveness atau <i>integrasi, kelincahan, dan ketegasan</i>. IND bukan sekadar singkatan dari India dan Indonesia.</p>
<p>Lebih dari itu, IND menandai dimulainya babak baru hubungan kedua negara, ketika pendidikan, penelitian, dan inovasi menjadi fondasi utama bagi kemitraan strategis Indonesia dan India pada masa depan.</p>
<p><i>*Ashish Bharadwaj adalah Distinguished Fellow for Law and Education di Gateway House.</i></p>
<p><i>**Manjeet Kripalani adalah Executive Director Gateway House.</i></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Ikatan-Indonesia–India-yang-Tak-Terpisahkan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Ikatan-Indonesia–India-yang-Tak-Terpisahkan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli, Pertahanan, Ekonomi Digital, dan Investasi Jadi Agenda Utama</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95531/pm-modi-mulai-kunjungan-ke-indonesia-pada-7-juli-pertahanan-ekonomi-digital-dan-investasi-jadi-agenda-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:18:17 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[PM Modi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95531/pm-modi-mulai-kunjungan-ke-indonesia-pada-7-juli-pertahanan-ekonomi-digital-dan-investasi-jadi-agenda-utama</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Perdana Menteri India Narendra Modi akan memulai kunjungan resmi selama dua hari ke Indonesia pada 7 Juli mendatang dengan agenda pembahasan yang mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta penguatan kemitraan strategis antara kedua negara.</p>
<p>Modi dijadwalkan tiba di Jakarta pada malam 6 Juli sebelum memulai agenda resmi pada 7 Juli.</p>
<p>Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Republik India sebagai tamu utama pada Januari 2025.</p>
<p> Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta sebelum meneruskan lawatan regionalnya ke Australia.</p>
<p>Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengatakan kunjungan tersebut akan diisi dengan pembahasan mendalam mengenai isu bilateral, regional, dan global serta diperkirakan menghasilkan sejumlah capaian konkret di berbagai sektor.</p>
<p>“Kami menantikan kunjungan yang sangat substantif oleh Perdana Menteri dan diskusi yang panjang mengenai berbagai isu, tidak hanya bilateral tetapi juga isu regional dan global,” kata Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India di Jakarta, Jumat (3/7/2026).</p>
<p><b>Visi Pembangunan dan Kemitraan Strategis</b></p>
<p>Dubes Chakravorty mengatakan India dan Indonesia memiliki pengalaman sejarah dan aspirasi pembangunan yang serupa sehingga kerja sama antara kedua negara menjadi semakin relevan.</p>
<p>Menurutnya, kedua negara sama-sama memiliki visi pembangunan jangka panjang melalui Viksit Bharat 2047 dan Indonesia Emas 2045, yang menargetkan status negara maju pada usia 100 tahun kemerdekaan masing-masing.</p>
<p>“Tantangan bagi kita semua adalah bagaimana membuat hubungan ini menjadi relevan dan mampu meningkatkan kehidupan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa India dan Indonesia memiliki pengalaman kolonialisme dan perjalanan pembangunan yang serupa sehingga kedua negara dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</p>
<p>“Kami percaya India dan Indonesia memiliki sejarah yang serupa. Kami harus berbagi keahlian untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”</p>
<p>Sebagai dua negara berkembang besar di Global South, India dan Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kerja sama antarnegara berkembang dan memberikan kontribusi terhadap stabilitas serta pertumbuhan ekonomi kawasan Indo-Pasifik.</p>
<p><b>Pertahanan, Investasi, dan Kerjasama Strategis</b></p>
<p>Kerja sama pertahanan dan keamanan maritim diperkirakan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi.</p>
<p>Dubes Chakravorty mengatakan kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam keamanan maritim, penanganan pencurian ikan ilegal, pembajakan, bantuan kemanusiaan, serta penanggulangan bencana.</p>
<p>Ia juga mengonfirmasi bahwa pembahasan mengenai sistem rudal BrahMos masih berlangsung.</p>
<p>“Diskusi dengan Indonesia sudah sangat maju dan kami berharap dapat menyelesaikan sejumlah kesepakatan terkait BrahMos,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, kerja sama pertahanan tidak hanya berkaitan dengan pembelian alat utama sistem persenjataan, tetapi juga penguatan industri pertahanan dan kemandirian nasional.</p>
<p>India, yang kini telah berkembang menjadi eksportir peralatan pertahanan, ingin berbagi pengalaman tersebut dengan Indonesia yang juga berupaya memperkuat industri pertahanannya.</p>
<p>Selain pertahanan, kedua negara juga akan membahas ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, serta pengembangan mineral kritis.</p>
<p>“Kami melihat peluang investasi di Indonesia dan memproduksi di Indonesia untuk dunia,” kata Dubes Chakravorty.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa India tengah menjajaki peluang investasi bersama Danantara dan berbagai pihak terkait untuk mengembangkan industri manufaktur yang dapat melayani pasar India maupun pasar global.</p>
<p>Sejumlah nota kesepahaman juga tengah dipersiapkan menjelang kunjungan tersebut, mencakup bidang kesehatan, farmasi, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kerja sama antariksa, ketahanan pangan, hingga hilirisasi industri.</p>
<p>“Sebagian masih dalam proses, sebagian akan diselesaikan tepat waktu, dan sebagian mungkin memerlukan waktu lebih lama, tetapi tetap akan ada hasil dari kunjungan ini,” ujarnya.</p>
<p>Dubes India juga mengungkapkan bahwa terdapat usulan agar Modi menyampaikan pidato di DPR RI selama kunjungan tersebut, meskipun keputusan final masih menunggu konfirmasi.</p>
<p>“Ada usulan tersebut dan kami masih menunggu konfirmasi,” katanya.</p>
<p><b>Indonesia Open Network Jadi Sorotan Kunjungan</b></p>
<p>Salah satu hasil paling penting yang diperkirakan lahir dari kunjungan Modi adalah peluncuran Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur publik digital yang dirancang untuk memperluas akses ekonomi digital.</p>
<p>Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama digital yang disepakati saat kunjungan Presiden Prabowo ke India pada 2025 dan dikembangkan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian UMKM.</p>
<p>Menurut Dubes Chakravorty, ION dirancang untuk membantu pelaku UMKM, warung, masyarakat di daerah terpencil, dan pelaku usaha perempuan agar dapat memasuki ekonomi digital tanpa menghadapi hambatan biaya maupun teknologi.</p>
<p>“Ini adalah platform perdagangan digital berbasis jaringan yang memberdayakan UMKM, warung, daerah terpencil, dan perempuan yang ingin masuk ke ruang perdagangan digital,” katanya.</p>
<p>Platform tersebut nantinya dapat digunakan untuk perdagangan digital, logistik, layanan mobilitas, hingga berbagai aplikasi digital lainnya.</p>
<p>Dubes Chakravorty mengatakan Indonesia berpotensi menjadi pelopor dalam penerapan jaringan perdagangan digital terbuka.</p>
<p>“Indonesia akan menjadi pionir dalam adopsi jaringan terbuka untuk perdagangan digital,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi diperkirakan akan meluncurkan ION secara resmi selama kunjungan tersebut.</p>
<p>Menurutnya, inisiatif tersebut dapat menjadi langkah penting dalam memperluas akses ekonomi digital di berbagai wilayah Indonesia dan membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha kecil.</p>
<p><b>Kunjungan ke Yogyakarta dan Kerja Sama Budaya</b></p>
<p>Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan mengunjungi Yogyakarta.</p>
<p>Kunjungan tersebut berkaitan dengan komitmen India untuk mendukung restorasi Candi Prambanan yang telah disepakati kedua negara pada 2025.</p>
<p>Archaeological Survey of India (ASI) telah melakukan kajian awal terhadap proyek tersebut. Lembaga tersebut sebelumnya terlibat dalam restorasi Angkor Wat di Kamboja serta sejumlah situs warisan budaya di Laos dan Vietnam.</p>
<p>Dubes Chakravorty menilai proyek tersebut dapat memperkuat hubungan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata.</p>
<p>“Jika candi tersebut dipulihkan, saya yakin akan menarik wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari India,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata internasional dan restorasi Prambanan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata Indonesia.</p>
<p><b>Kemitraan Strategis yang Terus Berkembang</b></p>
<p>Hubungan India dan Indonesia saat ini berada pada fase yang semakin erat dan multidimensi, mencakup kerja sama di bidang pertahanan, kesehatan, pendidikan, farmasi, teknologi, antariksa, hingga pertanian.</p>
<p>“Secara umum, saya dapat mengatakan bahwa hubungan ini sangat dekat dan bersahabat,” ujar Dubes Chakravorty.</p>
<p>Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi sejarah dan pengalaman pembangunan yang serupa, tetapi juga menghadapi tantangan yang sama sebagai negara berkembang besar di kawasan Indo-Pasifik. Di tengah dinamika geopolitik global, hubungan yang lebih erat antara India dan Indonesia dinilai semakin penting untuk memperkuat stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.</p>
<p>Kunjungan Modi ke Indonesia juga dipandang sebagai momentum untuk menerjemahkan kemitraan strategis kedua negara menjadi kerja sama yang lebih konkret, mulai dari pertahanan dan investasi hingga transformasi digital dan pengembangan industri. Dengan berbagai agenda yang disiapkan, kunjungan tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertemuan bilateral paling penting antara Jakarta dan New Delhi dalam beberapa tahun terakhir.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/PM-Modi-Mulai-Kunjungan-ke-Indonesia-pada-7-Juli-Pertahanan-Ekonomi-Digital-dan-Investasi-Jadi-Agenda-Utama.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli Pertahanan Ekonomi Digital dan Investasi Jadi Agenda Utama]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/PM-Modi-Mulai-Kunjungan-ke-Indonesia-pada-7-Juli-Pertahanan-Ekonomi-Digital-dan-Investasi-Jadi-Agenda-Utama-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli Pertahanan Ekonomi Digital dan Investasi Jadi Agenda Utama]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jembatan Tak Terlihat: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mengubah Hubungan India dan Indonesia</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95529/jembatan-tak-terlihat-bagaimana-infrastruktur-digital-diam-diam-mengubah-hubungan-india-dan-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:16:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tak]]></category>
		<category><![CDATA[Terlihat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95529/jembatan-tak-terlihat-bagaimana-infrastruktur-digital-diam-diam-mengubah-hubungan-india-dan-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, kunjungannya akan dilihat dari berbagai sudut pandang.</p>
<p>Para diplomat akan menyoroti kemitraan strategis. Pelaku bisnis akan mencari peluang investasi baru. Para analis keamanan akan mengamati dinamika keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik.</p>
<p>Namun, di balik tema-tema yang sudah akrab tersebut, terdapat kisah yang jauh lebih tenang, tetapi mungkin akan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan perjanjian perdagangan atau kerja sama pertahanan mana pun.</p>
<p>India dan Indonesia kini semakin menemukan titik temu pada bidang yang akan menentukan daya saing ekonomi abad ke-21: Digital Public Infrastructure (DPI) atau Infrastruktur Digital Publik.</p>
<p>Pentingnya momentum ini melampaui teknologi. Yang sedang terjadi adalah bagaimana dua negara demokrasi terbesar di dunia, yang secara bersama-sama mewakili hampir 1,7 miliar penduduk, dapat bekerja sama membangun sistem digital yang inklusif, terjangkau, dan berdaulat.</p>
<p>Ketika Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke India pada Januari 2025 sebagai tamu utama perayaan Hari Republik India, yang sekaligus menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.</p>
<p>Kedua pemerintah menempatkan kerja sama digital sebagai salah satu pilar strategis hubungan bilateral. Pernyataan bersama yang diterbitkan setelah kunjungan tersebut menegaskan bahwa teknologi, transformasi digital, dan infrastruktur digital publik merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi masa depan.</p>
<p>Komitmen tersebut kini mulai bergerak dari deklarasi menuju implementasi. Pada Maret 2025, delegasi tingkat tinggi beranggotakan sepuluh orang dari Dewan Ekonomi Nasional Indonesia berkunjung ke India secara khusus untuk mempelajari kerangka kebijakan Digital Public Infrastructure India.</p>
<p>Sejak saat itu, kedua negara juga mulai mengimplementasikan nota kesepahaman mengenai kerja sama digital.</p>
<p>Momentum tersebut tidak bisa datang pada waktu yang lebih tepat.</p>
<p><b>Membangun Jembatan Digital Baru</b></p>
<p>&#8220;Dalam beberapa dekade terakhir, India dan Indonesia dihubungkan oleh geografi, sejarah, dan budaya. Kini kita memiliki kesempatan untuk membangun jembatan baru antara kedua negara, yaitu jembatan digital yang memungkinkan inovasi, inklusi, dan kesejahteraan bersama dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.&#8221;</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, ketika membahas pentingnya kerja sama digital antara kedua negara.</p>
<p>Menurutnya, jaringan digital terbuka dapat memberikan daya ungkit struktural bagi Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dengan memperluas pasar bagi pelaku usaha kecil yang selama ini masih menghadapi keterbatasan geografis maupun digital.</p>
<p>Indonesia saat ini sedang menjalani apa yang dapat disebut sebagai kalibrasi ulang strategi nasional.</p>
<p>Di saat Indonesia berupaya memperkuat kedaulatan ekonomi dan ketahanan nasional, negara ini juga memperluas hubungan dengan berbagai pusat kekuatan dunia.</p>
<p>Eropa semakin penting dalam kerja sama teknologi dan mineral kritis. Timur Tengah menjadi sumber investasi dan kemitraan ketahanan pangan.</p>
<p>China tetap menjadi mitra utama dalam investasi manufaktur dan industri. Amerika Serikat dan negara-negara Barat masih memainkan peran penting dalam akses pasar dan keseimbangan geopolitik.</p>
<p>Sementara itu, India muncul sebagai mitra pilihan Indonesia dalam bidang Digital Public Infrastructure dan kolaborasi teknologi berskala populasi.</p>
<p>Hal tersebut bukanlah sebuah kebetulan.</p>
<p><b>Pelajaran dari India</b></p>
<p>Selama satu dekade terakhir, India telah membangun salah satu ekosistem Digital Public Infrastructure paling sukses di dunia.</p>
<p>Alih-alih bergantung pada platform tertutup dan teknologi yang mahal, India membangun fondasi digital terbuka yang memungkinkan inovasi berkembang dalam skala besar.</p>
<p>Hasilnya sangat signifikan.</p>
<p>Aadhaar, sistem identitas biometrik India, telah mencatat lebih dari 150 miliar transaksi autentikasi dan memberikan identitas digital kepada hampir seluruh populasi dewasa India.</p>
<p>Sementara itu, Unified Payments Interface (UPI) memproses lebih dari 17.221 crore transaksi pada tahun 2024 dan menyumbang sekitar 83 persen dari total transaksi pembayaran digital India.</p>
<p>Dalam tujuh tahun terakhir, sistem tersebut mencatat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 114 persen.</p>
<p>Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan mengakui UPI sebagai sistem pembayaran ritel real-time terbesar di dunia berdasarkan volume transaksi, yang mencakup hampir 49 persen dari seluruh transaksi pembayaran real-time global.</p>
<p>India kini telah menandatangani kerja sama Digital Public Infrastructure dengan 23 negara, dan sistem UPI telah beroperasi di delapan negara, mulai dari Singapura hingga Prancis.</p>
<p><b>Tantangan Indonesia yang Serupa</b></p>
<p>Indonesia saat ini menghadapi banyak tantangan yang sebelumnya juga dihadapi India.</p>
<p>Bagaimana mendigitalisasi masyarakat yang tersebar di ribuan pulau?</p>
<p>Bagaimana memastikan pelaku usaha kecil mampu bersaing di tengah dominasi platform besar?</p>
<p>Bagaimana mencegah ketergantungan digital berubah menjadi bentuk baru ketergantungan ekonomi?</p>
<p>Dan bagaimana membangun sistem teknologi yang melayani kepentingan nasional tanpa menciptakan ketergantungan terhadap vendor tertentu?</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan tersebut kini berada di pusat agenda transformasi digital Indonesia.</p>
<p>Indonesia memiliki lebih dari 200 juta pengguna internet seluler, sementara nilai ekonomi digital sektor e-commerce diperkirakan mencapai 194,5 miliar dolar AS pada 2030.</p>
<p><b>ION dan Masa Depan Perdagangan Digital</b></p>
<p>Salah satu contoh paling nyata dari poros digital baru India-Indonesia adalah Indonesia Open Network (ION), yang diperkirakan akan mencatat transaksi perdananya saat pertemuan antara Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Terinspirasi dari keberhasilan Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, ION dibangun menggunakan protokol terbuka Beckn 2.0.</p>
<p>Berbeda dengan marketplace tradisional, ION berfungsi sebagai jalur digital netral yang menghubungkan pembeli, penjual, penyedia logistik, sistem pembayaran, dan lembaga keuangan dalam satu ekosistem yang interoperabel.</p>
<p>Ambisinya sangat besar.</p>
<p>Saat ini, banyak UMKM Indonesia masih belum menikmati manfaat penuh dari ekonomi digital.</p>
<p>Komisi dan biaya platform yang sering kali berkisar antara 25 hingga 40 persen dari nilai transaksi menjadi hambatan bagi pedagang kecil, petani, koperasi, dan pelaku usaha di daerah.</p>
<p>Ketua APINDO, Shinta Kamdani, pernah menyampaikan bahwa fase pertumbuhan ekonomi Indonesia berikutnya akan sangat bergantung pada kemampuan memastikan UMKM tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi pelaku aktif dalam ekonomi digital.</p>
<p>ION berupaya menurunkan biaya transaksi hingga di bawah 8 persen, sejalan dengan visi Presiden Prabowo mengenai ekonomi digital yang lebih inklusif.</p>
<p>Tujuannya sederhana tetapi sangat kuat: memungkinkan siapa pun menjual apa pun, dari mana pun, kepada siapa pun.</p>
<p>Melalui interoperabilitas logistik, pembiayaan terintegrasi, konektivitas sistem pembayaran, serta penguatan ekosistem perdagangan di tingkat desa, ION menargetkan lebih dari 30 juta penjual dan 150 juta pembeli di 38 provinsi Indonesia.</p>
<p>Mantan Managing Director ONDC, T. Koshy, yang kini menjadi penasihat berbagai inisiatif perdagangan digital Indonesia, menyatakan bahwa jaringan terbuka berhasil karena mendemokratisasi peluang, bukan memusatkannya.</p>
<p><b>Konektivitas Pembayaran</b></p>
<p>Inisiatif kedua yang tidak kalah penting adalah integrasi antara sistem pembayaran UPI India dan QRIS Indonesia.</p>
<p>QRIS telah menunjukkan bagaimana pembayaran interoperabel dapat mengubah perekonomian secara besar-besaran.</p>
<p>Hingga akhir 2025, QRIS telah digunakan oleh 59 juta pengguna dan 42 juta merchant, melampaui target tahunan yang ditetapkan.</p>
<p>Sistem tersebut memproses 13,66 miliar transaksi sepanjang tahun, jauh di atas target 6,5 miliar transaksi.</p>
<p>QRIS Cross Border kini telah beroperasi di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Bank Indonesia juga tengah mengeksplorasi integrasi formal dengan UPI India.</p>
<p>Apabila terwujud, integrasi tersebut berpotensi menciptakan salah satu koridor pembayaran paling penting di Asia.</p>
<p>Bagi destinasi seperti Bali, yang jumlah wisatawan India terus meningkat, pembayaran lintas negara yang mulus akan menghilangkan salah satu hambatan terakhir dalam pengalaman perjalanan.</p>
<p>Lebih penting lagi, langkah ini akan menjadi fondasi bagi koridor perdagangan digital antara ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia.</p>
<p>Pakar transformasi digital, Dr. Bayu Prawira Hie, bahkan menegaskan bahwa interoperabilitas bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan isu daya ungkit ekonomi.</p>
<p><b>Infrastruktur Digital yang Berdaulat</b></p>
<p>Bidang kerja sama ketiga mungkin akan menjadi yang paling strategis.</p>
<p>Protean e-Gov Technologies, salah satu perusahaan yang berperan membangun berbagai lapisan Digital Public Infrastructure India, saat ini menjajaki peluang untuk mendukung ambisi DPI nasional Indonesia.</p>
<p>Visi yang dibangun melampaui implementasi teknologi.</p>
<p>Melalui inisiatif Digital Nusantara, Dewan Ekonomi Nasional menargetkan pembangunan infrastruktur digital nasional yang terpadu, interoperabel, dan dapat dikembangkan dalam skala besar untuk mendukung layanan pemerintah, bantuan sosial, dan pemberdayaan UMKM.</p>
<p>Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital juga memiliki ambisi untuk menjadikan Indonesia bukan hanya konsumen teknologi digital, tetapi juga produsen solusi digital bagi kawasan ASEAN.</p>
<p>Ketua Dewan TIK Nasional, Ilham Habibie, bahkan menegaskan bahwa daya saing Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kemampuan membangun kapasitas digital yang berdaulat dan tidak sepenuhnya bergantung pada platform impor.</p>
<p><b>Modernisasi Pasar Modal</b></p>
<p>Inisiatif keempat menyentuh bidang yang semakin penting bagi Indonesia, yaitu modernisasi pasar modal.</p>
<p>Pasar saham Indonesia saat ini menghadapi perhatian yang semakin besar terkait tata kelola, transparansi, dan kepercayaan investor.</p>
<p>Diskusi tengah berlangsung dengan perusahaan teknologi India seperti Remiges Technologies serta berbagai institusi yang terkait dengan ekosistem Bursa Efek Bombay untuk mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengawasan pasar, integritas pasar, dan platform investasi digital.</p>
<p>India telah melakukan modernisasi pasar modalnya melalui teknologi dan otomatisasi sejak tiga dekade lalu.</p>
<p>Pengalaman tersebut memiliki relevansi langsung bagi Indonesia.</p>
<p>CEO InvestorTrust Media dan DataTrust, Primus Dorimulu, menyatakan bahwa pasar modal Indonesia kini memasuki fase baru ketika kepercayaan dan transparansi berbasis teknologi akan menjadi faktor penting dalam menarik investor jangka panjang.</p>
<p><b>Jembatan Tak Terlihat</b></p>
<p>Jika dilihat secara terpisah, seluruh inisiatif tersebut mungkin tampak sangat teknis.</p>
<p>Namun jika dilihat secara keseluruhan, semuanya menceritakan sebuah kisah yang jauh lebih besar.</p>
<p>Hubungan India dan Indonesia kini berkembang melampaui perdagangan dan diplomasi menuju sesuatu yang lebih mendasar, yaitu penciptaan bersama infrastruktur digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, inklusi, dan inovasi dalam skala populasi.</p>
<p>Jika abad ke-20 menghubungkan negara-negara melalui jalur pelayaran dan rute perdagangan, maka abad ke-21 akan semakin menghubungkan negara melalui jalur digital.</p>
<p>Kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi hadir pada saat Indonesia sedang mencari mesin pertumbuhan baru, ketahanan ekonomi yang lebih kuat, dan pembangunan yang lebih inklusif.</p>
<p>Digital Public Infrastructure mungkin tidak akan menghasilkan perhatian sebesar investasi bernilai miliaran dolar.</p>
<p>Namun dampak jangka panjangnya terhadap perdagangan, keuangan, tata kelola pemerintahan, dan kehidupan ekonomi sehari-hari dapat jauh lebih besar.</p>
<p>Dan apabila berbagai inisiatif yang kini berkembang antara Jakarta dan New Delhi berhasil diwujudkan, maka jembatan digital yang sedang dibangun antara kedua ibu kota tersebut dapat menjadi salah satu aset strategis terpenting bagi masa depan kedua negara sekaligus menjadi model baru bagi Global South.</p>
<p><i>*Sachin V. Gopalan adalah pendiri Indonesia Economic Forum</i></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Jembatan-Tak-Terlihat-Bagaimana-Infrastruktur-Digital-Diam-Diam-Mengubah-Hubungan-India-dan-Indonesia.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Jembatan Tak Terlihat Bagaimana Infrastruktur Digital Diam Diam Mengubah Hubungan India dan Indonesia]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Jembatan-Tak-Terlihat-Bagaimana-Infrastruktur-Digital-Diam-Diam-Mengubah-Hubungan-India-dan-Indonesia-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Jembatan Tak Terlihat Bagaimana Infrastruktur Digital Diam Diam Mengubah Hubungan India dan Indonesia]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BP Tapera Perkuat Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu, Dorong Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan Rumah bagi MBR</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95527/bp-tapera-perkuat-edukasi-kpr-sejahtera-flpp-di-kota-batu-dorong-kolaborasi-perluas-akses-pembiayaan-rumah-bagi-mbr</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:14:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BP Tapera]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi KPR Sejahtera FLPP]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95527/bp-tapera-perkuat-edukasi-kpr-sejahtera-flpp-di-kota-batu-dorong-kolaborasi-perluas-akses-pembiayaan-rumah-bagi-mbr</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan mengenai berbagai skema pembiayaan perumahan pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.</p>
<p>Mengawali kegiatan, Staf Ahli Menteri Kementerian PKP, Riadi Arief Aladin, menjelaskan bahwa Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendorong penyediaan rumah layak, berkualitas, dan terjangkau. Menurutnya, melalui KPP pemerintah memberikan dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha sektor perumahan, termasuk UMKM dan pengembang, guna mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat.</p>
<p>Selanjutnya, Direktur Kerja Sama dan Kebijakan Pembiayaan BP Tapera, Alfian Arif, memaparkan berbagai ketentuan Program KPR Sejahtera FLPP, mulai dari persyaratan penerima, mekanisme pembiayaan, hingga hak dan kewajiban penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa KPR Sejahtera FLPP merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah pertama melalui skema pembiayaan yang terjangkau.</p>
<p>Melengkapi sesi sosialisasi, Small Business Manager BRI Kota Batu, Dimas Sutikno Putro, menjelaskan peran BRI sebagai bank penyalur dalam mendukung program pembiayaan perumahan pemerintah. Menurutnya, BRI berperan dalam proses verifikasi calon debitur, analisis kelayakan pembiayaan, hingga pendampingan proses akad kredit sehingga masyarakat memperoleh layanan pembiayaan yang mudah, cepat, dan sesuai ketentuan.</p>
<p>Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Menanggapi pertanyaan peserta mengenai anak yang orang tuanya dalam satu Kartu Keluarga telah membeli rumah melalui Program KPR Sejahtera FLPP, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa setiap calon penerima tetap dapat memanfaatkan program tersebut sepanjang memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila yang bersangkutan telah membentuk keluarga sendiri, memenuhi kriteria sebagai masyarakat berpenghasilan rendah, serta belum pernah menerima subsidi perumahan, maka dapat mengajukan KPR Sejahtera FLPP sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Menjawab pertanyaan lain terkait penerima FLPP yang harus berpindah domisili atau tempat kerja ke daerah lain setelah memiliki rumah subsidi, Alfian Arif menegaskan bahwa pemanfaatan rumah subsidi harus tetap mengikuti ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap perubahan kondisi penerima wajib disesuaikan dengan regulasi pemerintah agar tujuan utama program dalam menyediakan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap terjaga</p>
<p>Menutup kegiatan, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah.</p>
<p> &#8220;BP Tapera akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KPR Sejahtera FLPP semakin tepat sasaran, cepat, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat,&#8221; ujar Heru.</p>
<p>Hingga 1 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP secara nasional telah mencapai 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp11,6 triliun. Penyaluran tersebut didukung oleh 36 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, 10.902 pengembang, dan 9.358 perumahan yang tersebar di 35 provinsi serta 377 kabupaten/kota di Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, di Provinsi Jawa Timur, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 24.763 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp2,9 triliun, melibatkan 13 asosiasi, 1.104 pengembang, 1.178 perumahan, dan 9 bank penyalur. Tiga kabupaten dengan realisasi penyaluran FLPP terbesar di Jawa Timur yakni Kabupaten Jember sebanyak 939 unit, Kabupaten Malang sebanyak 813 unit, dan Kabupaten Kediri sebanyak 533 unit.</p>
<p>Melalui kegiatan sosialisasi ini, BP Tapera berharap semakin banyak masyarakat memahami dan memanfaatkan Program KPR Sejahtera FLPP sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah pertama.</p>
<p><b>About BP Tapera</b></p>
<p>BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) adalah lembaga pemerintah Indonesia yang dibentuk untuk menghimpun dan mengelola dana tabungan perumahan guna membantu masyarakat memiliki hunian pertama yang layak dan terjangkau</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/BP-Tapera-Perkuat-Edukasi-KPR-Sejahtera-FLPP-di-Kota-Batu-Dorong-Kolaborasi-Perluas-Akses-Pembiayaan-Rumah-bagi-MBR.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[BP Tapera Perkuat Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu Dorong Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan Rumah bagi MBR]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/BP-Tapera-Perkuat-Edukasi-KPR-Sejahtera-FLPP-di-Kota-Batu-Dorong-Kolaborasi-Perluas-Akses-Pembiayaan-Rumah-bagi-MBR-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[BP Tapera Perkuat Edukasi KPR Sejahtera FLPP di Kota Batu Dorong Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan Rumah bagi MBR]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Indonesia Power UBP Jatigede Gelar Uji Emisi Kendaraan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95525/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-2026-pln-indonesia-power-ubp-jatigede-gelar-uji-emisi-kendaraan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:13:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gelar]]></category>
		<category><![CDATA[PLN Indonesia Power UBP Jatigede]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Emisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95525/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-2026-pln-indonesia-power-ubp-jatigede-gelar-uji-emisi-kendaraan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Indonesia Power UBP Jatigede melaksanakan uji emisi kendaraan roda empat berbahan bakar solar dan bensin sebagai wujud komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.</p>
<p>Uji emisi merupakan proses pemeriksaan untuk mengukur kadar gas buang yang dihasilkan kendaraan, sehingga dapat diketahui apakah emisi yang dikeluarkan masih berada dalam ambang batas yang ditetapkan.</p>
<p>Pengujian dilakukan terhadap 15 kendaraan operasional dan milik pegawai oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang dengan pendampingan Tim K3KL UBP Jatigede untuk memastikan kendaraan operasional memenuhi standar emisi yang berlaku serta demi mendukung upaya pengurangan pencemaran udara.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Jatigede menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penerapan praktik operasional yang bertanggung jawab. Diharapkan, langkah ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan terhadap standar emisi kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.</p>
<p><b>About PLN Indonesia Power UBP Jatigede</b></p>
<p>PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Peringati-Hari-Lingkungan-Hidup-Sedunia-2026-PLN-Indonesia-Power-UBP-Jatigede-Gelar-Uji-Emisi-Kendaraan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PLN Indonesia Power UBP Jatigede Gelar Uji Emisi Kendaraan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Peringati-Hari-Lingkungan-Hidup-Sedunia-2026-PLN-Indonesia-Power-UBP-Jatigede-Gelar-Uji-Emisi-Kendaraan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PLN Indonesia Power UBP Jatigede Gelar Uji Emisi Kendaraan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95522/kementerian-perdagangan-ajak-pelaku-usaha-jawa-tengah-perluas-pasar-ekspor-melalui-trade-expo-indonesia-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:11:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ajak]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95522/kementerian-perdagangan-ajak-pelaku-usaha-jawa-tengah-perluas-pasar-ekspor-melalui-trade-expo-indonesia-2026</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Novotel Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (30/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha Jawa Tengah dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi ekspor yang besar dengan berbagai komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar global. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berkomitmen memperkuat daya saing pelaku usaha melalui berbagai program pengembangan ekspor sehingga semakin banyak produk asal Jawa Tengah yang dapat memasuki pasar internasional.</p>
<p>&#8220;Melalui berbagai program pendampingan ekspor, business matching, hingga fasilitasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA), kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar semakin siap bersaing di pasar global. Sejak 2011, Disperindag Provinsi Jawa Tengah juga telah membina 56 mitra usaha melalui berbagai program yang didukung pendanaan APBN maupun non-APBN,&#8221; ujar July.</p>
<p>Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Ari Satria, S.E., M.A., menjelaskan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan kontribusi ekspor yang signifikan dan termasuk dalam sepuluh besar daerah pengekspor di Indonesia. Pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia sebelumnya, potensi transaksi dari Jawa Tengah mencapai USD 18,4 miliar, dengan sektor furnitur dan fesyen menjadi dua komoditas unggulan.</p>
<p>&#8220;Produk furnitur mencatatkan potensi transaksi lebih dari USD 700 juta pada penyelenggaraan TEI tahun lalu. Oleh karena itu, pada TEI 2026 kami menyiapkan dua hall khusus untuk zona furnitur. Sementara itu, sektor fesyen juga mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 56 juta. Tahun ini penyelenggaraan TEI juga didukung oleh Atase Perdagangan (Atdag), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kementerian Luar Negeri, serta Perwakilan RI di luar negeri untuk menjaring lebih banyak pembeli internasional. Kami menargetkan sekitar 8.000 buyers dari berbagai negara hadir pada TEI 2026,&#8221; ujar Ari.</p>
<p>Sementara itu, Nabil Ramadhana, Digital and Business Development Manager PT Debindomulti Adhiswasti, menjelaskan bahwa Trade Expo Indonesia tidak hanya menjadi ajang promosi produk ekspor Indonesia, tetapi juga berperan sebagai gateway yang mempertemukan eksportir nasional dengan pembeli dan investor dari berbagai negara.</p>
<p>&#8220;Komoditas yang paling diminati pada penyelenggaraan TEI sebelumnya antara lain produk pertambangan, logam mulia, serta minyak kelapa sawit (CPO) beserta turunannya. Selain membuka peluang transaksi perdagangan, TEI juga menjadi sarana memperluas jaringan investasi global. Sektor investasi memberikan kontribusi sekitar 19 persen dari total potensi transaksi dengan nilai mencapai USD 43,7 juta,&#8221; jelas Nabil.</p>
<p>Nabil menambahkan, pada penyelenggaraan TEI 2026, berbagai produk unggulan Indonesia akan ditampilkan dalam zona-zona tematik, di antaranya Food and Beverage Products yang menempati Hall 2, Hall 3, dan Hall 3A, serta zona Manufacturing yang akan menghadirkan berbagai produk manufaktur nasional berorientasi ekspor.</p>
<p>Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak pelaku usaha Jawa Tengah memanfaatkan Trade Expo Indonesia sebagai pintu masuk untuk memperluas akses pasar ekspor, menjalin kemitraan bisnis internasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. Partisipasi aktif pelaku usaha diharapkan dapat mendukung peningkatan ekspor nonmigas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.</p>
<p><b>About PT. Debindomulti Adhiswasti</b></p>
<p><b>Debindomulti Adhiswasti</b></p>
<p><b>All Event Specialists</b></p>
<p>Organizing exhibitions is the core business of DEBINDO since 1987, where the events are constantly highlighted with parallel onsite activities of Meeting, Incentive, Conferences, and Exhibition (MICE). </p>
<p>With solid extensive event portfolio for over 3 decades, make DEBINDO a preferred partner for public institutions and private companies for organizing events. The strong brands of DEBINDO’s flagship fairs are unrivaled and successful both at Indonesia and all over the world.</p>
<p>Until now, Debindo has developed and managed an extensive network with 5 branches and regional representative offices. Furthermore, with a dedicated team of 200 professional and passionate staff, Debindo is ready to serve its best professional service for many more years to come.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Kementerian-Perdagangan-Ajak-Pelaku-Usaha-Jawa-Tengah-Perluas-Pasar-Ekspor-melalui-Trade-Expo-Indonesia-2026.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/Kementerian-Perdagangan-Ajak-Pelaku-Usaha-Jawa-Tengah-Perluas-Pasar-Ekspor-melalui-Trade-Expo-Indonesia-2026-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>ICE BSD Jadi Tuan Rumah GSDC 2026, Perkuat Peran sebagai Enabler Sustainability untuk Forum Global</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95513/ice-bsd-jadi-tuan-rumah-gsdc-2026-perkuat-peran-sebagai-enabler-sustainability-untuk-forum-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 12:09:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Enabler Sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[GSDC 2026]]></category>
		<category><![CDATA[ICE BSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95513/ice-bsd-jadi-tuan-rumah-gsdc-2026-perkuat-peran-sebagai-enabler-sustainability-untuk-forum-global</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD menjadi tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang Selatan. Forum internasional ini mempertemukan lebih dari 5.000 peserta dari lebih 100 negara untuk mendorong kolaborasi dalam percepatan pembangunan berkelanjutan. </p>
<p>Melalui penyelenggaraan GSDC 2026, ICE BSD memperkuat perannya sebagai enabler sustainability dengan menerapkan berbagai inisiatif ramah lingkungan, termasuk pengelolaan sampah terpadu bersama Rekosistem yang berhasil mengelola 1,62 ton sampah dan mengurangi emisi karbon hingga 667,9 kg CO₂.</p>
<p>Industri Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE) terus menunjukkan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Indonesia. Hingga September 2025, tercatat sebanyak 134 event nasional berhasil diselenggarakan dengan total 10,8 juta pengunjung. Indonesia juga menempati peringkat ke-37 dunia dan ke-4 di kawasan ASEAN dalam industri MICE, memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan event dan konferensi internasional yang semakin kompetitif.</p>
<p>Guna memperkuat momentum tersebut, pemerintah menargetkan penguatan kontribusi devisa sektor MICE dari sekitar 10% menjadi 15% pada tahun 2029. Target ini akan dicapai melalui pengembangan ekosistem event nasional, peningkatan daya saing destinasi, serta perluasan dampak ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>Momentum pertumbuhan tersebut turut membuka peluang lebih besar bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai forum global berskala besar. Salah satunya adalah <b>penunjukan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD sebagai tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026</b>, forum pembangunan berkelanjutan yang mempertemukan pemimpin global dari berbagai sektor.</p>
<p><b>Siti Karmila, General Manager ICE BSD</b> mengungkapkan, &#8220;Penunjukan ICE BSD sebagai tuan rumah GSDC 2026 merupakan kehormatan besar sekaligus pengakuan terhadap kapasitas dan standar operasional yang telah kami bangun selama bertahun-tahun. Kami berkomitmen tidak hanya menghadirkan fasilitas terbaik, tetapi juga menjadi hub kolaborasi global yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi dan pertukaran pengetahuan demi percepatan pembangunan berkelanjutan.&#8221;</p>
<p>Sejalan dengan meningkatnya tuntutan terhadap penyelenggaraan event berkelanjutan, ICE BSD terus memperkuat perannya sebagai destinasi MICE yang mengintegrasikan aspek operasional dengan tanggung jawab lingkungan. Komitmen ini menjadi bagian dari transformasi ICE BSD dalam menghadirkan standar baru bagi industri penyelenggaraan acara di Indonesia.</p>
<p>Dalam implementasinya, ICE BSD mengembangkan berbagai inisiatif keberlanjutan mulai dari efisiensi energi melalui pemanfaatan pencahayaan alami, penggunaan lampu LED hemat energi, sistem daur ulang air, hingga penyediaan EV Charging Station bagi pengunjung dan peserta acara.</p>
<p>Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan Rekosistem dalam penyelenggaraan GSDC 2026 untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah terpadu. Inisiatif ini mencakup penyediaan tempat sampah terpilah, pendampingan edukator dalam proses pemilahan, serta penyediaan Reverse Vending Machine (RVM) untuk mendorong partisipasi aktif peserta dalam pengumpulan material daur ulang.</p>
<p>Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak <b>1,62 ton</b> sampah berhasil dikelola selama penyelenggaraan GSDC 2026. Dari total volume tersebut, Rekosistem mencatat tingkat pemulihan (recovery rate) mencapai <b>41%</b> yang berhasil dialihkan dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk masuk ke dalam proses daur ulang, sementara <b>57,30%</b> merupakan sampah residu, dan <b>1,60%</b> sisanya berupa sampah organik.</p>
<p>Dari total sampah yang dikumpulkan dalam 4 kali frekuensi pengangkutan tersebut, material anorganik yang berhasil diselamatkan didominasi oleh sampah plastik sebesar 14,35% dan kertas sebesar 10,07%, diikuti oleh botol plastik, kardus, kaca, hingga logam. Seluruh upaya pemilahan dan pengelolaan terpadu ini berhasil menciptakan dampak lingkungan yang signifikan dengan mereduksi emisi karbon hingga <b>667,9 kg CO2</b>. Angka penyelamatan lingkungan ini setara dengan menanam <b>11,35</b> bibit pohon selama 10 tahun, atau menghemat <b>285,70 liter</b> bensin dan <b>333,25</b> <b>kg</b> batu bara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular di industri MICE.</p>
<p>&#8220;Melalui GSDC 2026, kami ingin menunjukkan bahwa penyelenggaraan forum internasional berskala global dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi penyelenggara event lainnya dalam mengadopsi praktik yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas bagi industri MICE,&#8221; tambah <b>Siti Karmila, General Manager ICE BSD</b>.</p>
<p>GSDC 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 5.000 peserta, 500 pembicara, 200 peserta pameran, serta delegasi dari lebih dari 100 negara. Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui inovasi, pengetahuan, dan aksi nyata.</p>
<p>Selain keunggulan fasilitasnya, ICE BSD terpilih menjadi tempat penyelenggaraan GSDC 2026 karena menawarkan nilai tambah berupa konektivitas yang sangat strategis bagi para peserta internasional. Berperan sebagai pusat konvensi modern berskala global, lokasi ini dapat diakses dengan mudah melalui berbagai moda transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Bagi delegasi yang datang melalui jalur udara, perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju ICE BSD hanya memakan waktu sekitar 35 menit, baik menggunakan mobil maupun layanan kereta bandara.</p>
<p>Kemudahan akses transportasi publik juga tercermin dari terintegrasinya rute Airport Train (KAI Bandara Railink) menuju Stasiun Duri, yang kemudian tersambung dengan kereta komuter via Tanah Abang menuju Rangkasbitung Line hingga Stasiun Cisauk. Dari stasiun terdekat tersebut, para peserta cukup melanjutkan perjalanan singkat menggunakan taksi maupun moda transportasi daring menuju venue. Sementara untuk akses jalur darat, ICE BSD juga sangat mudah dijangkau berkat koneksi langsung dengan jaringan jalan tol utama, termasuk Tol Prof. Dr. Sedyatmo, JORR W2, dan Tol Kunciran–Serpong.</p>
<p>Dengan area indoor dan outdoor seluas lebih dari 85.000 meter persegi, ICE BSD merupakan destinasi MICE terbesar di Indonesia dan telah menjadi tuan rumah berbagai konferensi, pameran, konser, serta forum internasional selama lebih dari satu dekade. Berlokasi di BSD City yang terintegrasi dengan hotel, pusat komersial, dan akses transportasi, ICE BSD terus memperkuat posisinya sebagai enabler utama dalam penyelenggaraan event kelas dunia.</p>
<p><b>About PT Indonesia International Expo</b></p>
<p>PT Indonesia International Expo (IIE) merupakan perusahaan joint venture yang didirikan pada tahun 2011 oleh Kompas Gramedia Group dan Sinar Mas Group untuk mengembangkan industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) di Indonesia. Melalui Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Hotel Santika Premiere ICE BSD City, serta layanan event organizer, IIE menghadirkan solusi terpadu bagi penyelenggaraan berbagai acara berskala nasional maupun internasional dengan fasilitas dan layanan berstandar internasional.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/PM-Modi-Mulai-Kunjungan-ke-Indonesia-pada-7-Juli-Pertahanan-Ekonomi-Digital-dan-Investasi-Jadi-Agenda-Utama.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli Pertahanan Ekonomi Digital dan Investasi Jadi Agenda Utama]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/06/PM-Modi-Mulai-Kunjungan-ke-Indonesia-pada-7-Juli-Pertahanan-Ekonomi-Digital-dan-Investasi-Jadi-Agenda-Utama-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli Pertahanan Ekonomi Digital dan Investasi Jadi Agenda Utama]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
